Jumat, 10 April 2026

Mengenal Ahed Tamimi, Perempuan Pemberani Palestina yang Menampar Tentara Israel

Ahed sendiri ditahan dini hari oleh tentara yang menggerebek rumahnya Selasa (19/12), sementara ibunya telah ditahan sebelumnya.

Editor: Fatimah
EPA
Ahed Tamimi (tengah) di pengadilan militer Israel di desa Betunia, Tepi Barat, Rabu (20/12). 

SERAMBINEWS.COM - Ahed Tamimi, seorang remaja Palestina yang menampar tentara Israel dan terekam dalam video yang viral, dibawa ke pengadilan militer di Tepi Barat.

Dalam video yang direkam pekan lalu, dua remaja Palestina, salah seorang di antaranya Ahed, mendorong, menendang dan menampar dua tentara tersebut, rekaman yang diambil dengan telepon seluler di desa Nabi Saleh di Tapi Barat, yang diduduki Israel.

Video lainnya menunjukkan dua remaja itu menyuruh dua tentara Israel, yang berdiri di tangga rumah mereka, untuk pergi.

Insiden itu terjadi saat bentrokan terjadi di Tepi Barat Jumat (15/12) lalu menentang pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: VIRAL - Gadis Remaja Palestina Tampar Tentara Israel, Ketika Kecil Gigit Tangan Personel Militer

Ahed sendiri ditahan dini hari oleh tentara yang menggerebek rumahnya Selasa (19/12), sementara ibunya telah ditahan sebelumnya.

Ayah Ahed, Bassem, yang dikenal sebagai aktivis Palestina, terbangun karena gedoran pintu tentara Israel pada pukul 03:00 pagi.

Bassem mengatakan tentara Israel mengobrak abrik rumahnya dan memberitahu keluarga bahwa Ahed ditahan, dengan tuduhan terlibat dalam kerusuhan.

Baca: Bendera Palestina Berukuran Besar Dibentangkan di Depan DPRA

Bassem mengatakan tentara sebelumnya melepaskan gas air mata dan memecahkan jendela rumah keluarga itu.

Sepupu Ahed, Mohammed yang berusia 14 tahun juga terkena peluru karet yang ditembakkan tentara.

Mohammed dilaporkan terluka dalam unjuk rasa mingguan di desa Nabi Saleh, sementara militer Israel mengatakan lebih dari 200 warga Palestina melempar batu.

"Beberapa warga Palestina masuk ke satu rumah dan mulai melemparkan batu ke arah tentara dari dalam rumah dengan persetujuan pemilik," kata militer Israel.

Tentara Israel melempar granat ke rumah

"Tentara mengangkut perusuh dari rumah mereka dan tetap berada di depan rumah untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut. Tak lama kemudian, beberapa perempuan Palestina keluar untuk menghadapi tentara dan memicu provokasi," tambah tentara Israel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved