Mengenal Ahed Tamimi, Perempuan Pemberani Palestina yang Menampar Tentara Israel
Ahed sendiri ditahan dini hari oleh tentara yang menggerebek rumahnya Selasa (19/12), sementara ibunya telah ditahan sebelumnya.
Tentara mengatakan penyelidikan menunjukkan komandan infantri termasuk salah seorang dari dua tentara di video dan ia "telah bertindak profesional dengan tak menanggapi".
"Warga Palestina itu seharusnya ditahan saat insiden, karena mereka secara fisik menyerang tentara melakukan tugas," kata tentara lagi.
Baca: Meski Sibuk Berkarir di Dunia Hiburan, Tiga Artis Ini Turun Langsung di Aksi Bela Palestina
Dalam video itu, Ahed menyuruh tentara angkat kaki dari pekarangan rumahnya. Tentara Israel tidak bergerak dan Ahed memukul dan menendang mereka. Seorang remaja lain dan satu perempuan juga mendorong dan memukul.
Dalam unggahan di Facebook, ayah Ahed, Bassem menulis, "Tentara (Israel) menyerang rumah saya dan menahan putri saya menyusul serangan media Israel terhadapnya. Mereka mencuri telepon kami, kamera dan laptop dan memukul istri dan anak-anak saya."
Ia mengatakan kepada surat kabar Israel, Yedioth Aharonth, Senin (18/12) bahwa insiden di video terjadi setelah tentara "masuk ke pekarangan rumah dan mulai melemparkan granat dan memecah jendela rumah."
Pujian untuk Ahed
"Satu jam sebelum insiden itu, mereka memukul seorang anak muda dan ada kemungkinan tentara yang memukul anak itu adalah mereka berdua."
Ia menambahkan, "Sikap mereka tampak berperikemanusiaan, namun secara sebenarnya tidak. Saya bangga dengan putri saya dan apa yang ia lakukan."
Dua tahun lalu, Ahed Tamimi juga terekam dalam satu video yang viral. Dia menggigit tangan tentara Israel yang menahan seorang anak laki Palestina yang menurut Israel melempar batu.
Warga Palestina memuji langkah Ahed sementara Israel menuduh keluarganya menggunakan Ahed sebagai alat propaganda.
Baca: Foto-foto Penampakan Aksi Bela Palestina dari Udara, Lautan Manusia!
Sejumlah komentar yang masuk termasuk dari wartawan surat kabar tertua Israel, Haaretz, Asaf Ronel yang memuji Ahed sebagai "perempuan yang berani."
"Tentara Israel tak tahan dipermalukan oleh dua perempuan Palestina yang berani," tulisnya di Twitter.
Sementara komentar lain, Ben White, menulis, "Pada malam penggerebekan terjadi setelah remaja itu memfilmkan sejumlah tentara pendudukan Israel yang secara rutin meneror desa dan penduduknya."
Berita ini telah ditayangkan pada BBC INdonesia dengan judul : Ahed Tamimi, perempuan 'berani' Palestina yang menampar tentara Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ahed-tamimi_20171221_120716.jpg)