Wabah Penyakit Mematikan akibat Jamur Serang Berbagai Spesies Ular, Hewan ini Terancam Punah
Penyakit ini membuat kulit ular rusak dengan sisik kulit yang berkerak dan melepuh di sekujur tubuh.
SERAMBINEWS.COM - Wabah penyakit kulit tidak hanya dialami oleh manusia saja. Hal yang sama pun dapat dialami oleh hewan.
Seperti saat ini, wabah penyakit mematikan akibat jamur patogen sedang menyerang berbagai spesies ular.
Penyakit ini membuat kulit ular rusak dengan sisik kulit yang berkerak dan melepuh di sekujur tubuh.
Peneliti mengatakan, jamur yang hanya menyerang ular ini sudah menyebar di kawasan Amerika Serikat dan Eropa.
Hingga kini, 23 spesies telah ditemukan mengidap penyakit ini.
Dalam penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal Science Advances, para pakar menegaskan bahwa wabah jamur ular ini merupakaan ancaman global yang nyata.
Apa lagi, tidak ada ular yang kebal akan infeksi jamur ular ini.
(Baca: Viral Bayi Ganteng Arsya, Akhirnya Terungkap Jelas Inilah Sosok Orangtuanya)
"Ini benar-benar hal buruk. Semua ular bisa terinfeksi atau malah sudah terinfeksi," kata Frank Burbrink, peneliti utama yang membahas penyakit ini, dikutip dari Newsweek, Rabu (20/12/2017).
Burbrink berkata bahwa jamur parasit yang menyerang ular itu dikenal dengan Ophidiomyces ophidiodiicola.
Untuk mengetahui penyakit apa ini, dia dan timnya memasukkan ular yang terkena penyakit ini ke Jaringan Saraf Tiruan (JST).
Idealnya, JST akan memberikan informasi tentang ular yang terkena infeksi, memisahkan dan membandingkan karakteristiknya untuk mengetahui penyebab infeksi itu sendiri.
Caranya dengan menganalisis perbedaan ciri ular, mulai dari taksonomi, ekosistem, dan cara mereka hidup.
(Baca: Badak Betina Sumatera yang Bertahan di Malaysia Sakit Parah, Hewan ini Alami Tumor Rahim, Kok Bisa?)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ini-adalah-ular-air-utara-yang-melepuh-akibat-infeksi-kulit-jamur_20171222_232802.jpg)