Minggu, 24 Mei 2026

7 Fakta Terbaru Dunia Hewan Sepanjang 2017, Ini Dia 'Rahasia' yang Terungkap

Tak terkecuali dengan pengetahuan baru tentang dunia hewan. Berikut ini kami merangkum 7 fakta yang mungkin sudah

Tayang:
Editor: Fatimah
EstusFiend/Reddit via National Geographic
Katak hijau asal Australia tertangkap memangsa ular 

SERAMBINEWS.COM - Sepanjang tahun ini, banyak sekali pengetahuan dan penemuan baru yang telah dilakukan oleh para peneliti dari seluruh dunia.

Tak terkecuali dengan pengetahuan baru tentang dunia hewan. Berikut ini kami merangkum 7 fakta yang mungkin sudah terlupakan sejak awal tahun 2017 tentang dunia hewan. Berikut rangkumannya:

1. Hidung pesek yang dimiliki anjing Pug tidak datang begitu saja

Anjing Pug dan anjing Bulldog, Boston Terrier, Shih Tzu, dan Pomerian, tergolong dalam kelompok anjing brachycepalics yang memiliki wajah rata dan hidung pesek.

Baca: Ujian Tengah Semester Ditunda, Penyebabnya Dua Ekor Babi Hutan Masuk dalam Sebuah Sekolah

Seperti dilaporkan dalam jurnal Current Biology (25/5/2017), wajah itu merupakan hasil mutasi genetik yang sangat berkaitan dengan varian gen yang disebut SMOC2.

2. Warna hitam-putih pada panda bukan kebetulan belaka

Mantel hitam-putih yang dimiliki panda, bukan kebetulan belaka. Bulu-bulu ini berfungsi untuk kamuflase dan komunikasi sepanjang tahun.

Baca: VIDEO Hewan Berekor Buaya dan Berkepala Lumba-lumba Terdampar di Pesisir Australia

Warna putih untuk bersembunyi saat salju, sedangkan warna hitam untuk menyamarkan dari daerah teduh, seperti hutan tropis. Hal ini juga berfungsi untuk menyelamatkan diri dari predator.

Penelitian yang dilakukan Uiversity of California dan California State University ini diterbitkan Maret 2017 dalam jurnal Behavior Ecology.

3. Mengapa telur berbentuk oval? 

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa telur berbentuk oval dan ujungnya tumpul? Pertanyaan ini akhirnya terjawab oleh tim peneliti gabungan dari 7 Universitas Internasional.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science (23/6/2017) mereka meneliti puluhan ribu telur dari beragam spesies.

Dari penelitian tersebut, tim peneliti menemukan bahwa kemampuan terbang suatu unggas akan mempengaruhi bentuk telurnya. Burung yang memiliki kemampuan terbang lebih baik akan memiliki telur yang lebih asimetris atau lebih elips.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved