Selasa, 2 Juni 2026

Milisi Muslim Moro Pelajari Damai Aceh

Delegasi kelompok muslim bersenjata Filipina atau yang lebih dikenal dengan Moro Islamic Liberation Front

Tayang:
Editor: bakri
WALI Nanggroe, Tgk Malik Mahmud Alhaythar mendengar sambutan sekaligus perkenalan dari Pimpinan Moro Islamic Liberation Front (MILF) Filipina, Al Haj Murad Ebrahim (kiri) saat mereka berkunjung ke kompleks Meuligoe Wali Nanggroe di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (29/1). 

Nova menyebutkan, perdamaian Aceh telah menjadi contoh dan mendapat apresiasi internasional. Namun demikian, perdamaian tersebut tidaklah didapat dengan mudah. Perundingan damai antara GAM di Aceh dengan Pemerintahan Indonesia bahkan dilakukan hingga beberapa kali.

Perdamaian akhir yang dimediasi lembaga Crisis Management Initiative (CMI) di Helsinki telah menjadikan kehidupan masyarakat jauh lebih baik serta pertumbuhan ekonomi ikut meningkat. Wagub mengatakan, damai di Aceh terjadi karena beberapa hal. Salah satunya semangat dan tekad kuat dari pihak yang bersengketa untuk mengakhiri konflik. “Kemudian keterlibatan tim monitoring internasional yang memantau jalannya tahapan perdamaian selama lebih setahun, menjadikan perdamaian Aceh tidak terusik,” pungkas Nova. (dan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved