Breaking News:

Pengguna Aktif Telegram Tembus 200 Juta, Beda Jauh dengan Whatsapp, Ini Kata Pendirinya Pavel Durov

Sejak awal berdiri, layanan chatting ini mengedepankan diri sebagai platform yang aman dari intipan luar.

KOLASE
Aplikasi chatting, Telegram. 

"Kami beroperasi dengan cara ini. Kami tidak menganggap Telegram sebagai organisasi atau aplikasi. Telegram adalah sebuah ide, itu adalah gagasan setiap orang di planet ini yang memiliki hak untuk bebas," tulis Pavel.

Kendati demikian, jumlah 200 juta pengguna aktif ini memang masih sangat jauh jika dibandingkan dengan WhatsApp.

WhatsApp kini telah mencapai lebih dari satu miliar pengguna aktif.

Telegram sendiri pada awalnya dibuat atas bentuk kritik pada pemerintahan Rusia.

Telegram dibuat agar ada jalur komunikasi aman yang tidak dapat ditembus badan intelijen Rusia.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengguna Aktif Telegram Tembus 200 Juta, Pavel Durov Sindir Facebook"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved