Wali Nanggroe Kunjungi Dubes Saudi, Minta Pengelolaan Wakaf Aceh tak Diganggu Gugat
Wali dan Dubes sepakat untuk tidak menggangu-gugat pengelolaan wakaf tersebut.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Yusmadi
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, HÉ Osama Mohammad Abdullah Al-Suhaiby, menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Alhaytar, di Kedubes Saudi, Jakarta, Rabu (27/3/2018).
Kunjungan tersebut dimaksudkan mempererat hubungan yang telah terjalin dengan Dubes
Kerajaan Saudi Arabia sebelumnya, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak.
Baca: DPR akan Pertanyakan Tanah Wakaf Aceh
Dalam pertemuan itu, Wali Nanggroe menyinggung soal harta wakaf Aceh di Mekkah.
Wali dan Dubes sepakat untuk tidak menggangu-gugat pengelolaan wakaf tersebut.
"Biarlah dikelola seperti yang telah disepakati sejak 216 tahun lalu," ujar Wali Nanggroe.
Secara khusus Wali Nanggroe mengajak Dubes Saudi berkunjung ke Aceh, sambil melihat dan mempelajari potensi pembangunan ekonomi dan investasi yang dapat dikerjasamakan antara Aceh dan Saudi, terutama bidang pertanian, perikanan, pariwisata, infrastruktur, minyak dan gas.
Baca: Muhammad Nazar : Rakyat Aceh Jangan Larut Isu Obligasi tapi Lupa Kawal Wakaf Aceh di Saudi
Dubes menyatakan tertarik berinvestasi di bidang wisata halal, yang menurutnya Aceh memiliki potensi sangat besar.
"Aceh memiliki pontesi yang sangat baik dalam wisata halal," ujar Dubes.
Baca: ‘Baitul Asyi’ Wakaf Habib Bugak di Mekkah
Lebih lanjut Dubes Saudi juga megundang Wali Nanggroe ke Saudi dan berbdialog dengan pengusaha kerajaan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Wali Nanggroe didampingi Katibul Wali Syaiba Ibrahim dan staf khusus Wali Nanggroe, DR. Rafiq. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-dan-dubes-saudi_20180327_124941.jpg)