Jumat, 24 April 2026

Ini Cumi-cumi Raksasa yang Ditangkap Nelayan, Panjangnya Saja 2,5 Meter

"Dia kesulitan membawa cumi-cumi itu karena sangat berat. Uniknya, cumi-cumi ini begitu bersih, putih, dan cerah,"

Editor: Muhammad Hadi
Seekor cumi-cumi raksasa ditangkap di Filipina akhir pekan lalu.(Viral Press/Mirror) 

Cumi-cumi raksasa seperti ini jarang terlihat pada siang hari atau dalam keadaan hidup.

Mereka bahkan kerap dibayangkan sebagai hewan-hewan mitos laut dalam ketimbang sebagai makhluk nyata.

Penglihatan kuno terhadap hewan-hewan ini kemudian menciptakan kisah tentang kraken, seekor cumi-cumi raksasa.

Kat Bolstad, pakar cumi-cumi dari Universitas Teknologi Auckland, yang memimpin tim peneliti ini, menggambarkan hewan ini sebagai mahkluk yang sangat besar dan cantik.

Baca: Fosil Ini Menunjukkan Singa Raksasa Pernah Ada

Tim pimpinan Bolstad meneliti hewan langka itu di Museum Te Papa Tongarewa di Wellington, Selandia Baru.

"Ini adalah spesimen yang utuh dan ini adalah kesempatan langka bagi kami untuk melakukan penelitian. Ini adalah kesempatan yang spektakuler," ujar Bolstad.

Dalam penelitian itu, dibutuhkan lima orang untuk mengangkat salah satu sirip cumi-cumi raksasa itu.

Penelitian ini disiarkan secara online dan sekitar 140.000 orang dari 180 negara menyaksikan penelitian itu.

Baca: Viral Foto Ular King Cobra Raksasa di Medsos, Ternyata Bukan Peliharaan, Begini Faktanya

Bolstad mengatakan, dia dan timnya berusaha mencari jawaban dari banyak pertanyaan terkait hewan langka ini.

Misalnya, bagaimana hewan ini hidup dan mati serta di mana posisi hewan ini dalam rantai makanan.

Namun, dalam melakukan penelitian, Bolstad mengatakan tidak akan membedah hewan itu karena belum memastikan rencana museum terhadap cumi-cumi raksasa itu.

"Hewan ini kemungkinan bisa menjadi koleksi museum dan dipamerkan. Kami tidak akan melakukan apa pun yang bisa merusak tujuan itu," tambah Bolstad.

Baca: Daftar Berita Populer: Ular Piton Raksasa Sedang Kawin Dibunuh Hingga Bayi 13 Bulan Diperkosa

Cumi-cumi raksasa itu ditangkap Kapten John Bennett dan anak buahnya pada awal tahun ini di Laut Ross Antartika.

Bennett yang sudah mengarungi Antartika selama 15 tahun sedang mencari ikan gigi saat itu justru menangkap hewan langka ini.

Bahkan Bennett juga pernah menangkap seekor cumi-cumi raksasa tujuh tahun lalu dan hewan itu masih dipamerkan di Museum Te Papa Wellington, Selandia Baru.(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved