Jumat, 24 April 2026

Misteri Saddam Husein Masih Hidup dan Dikubur Kembarannya, Ini Pengakuan Agen CIA

Presiden Saddam Husein disingkirkan oleh Inggris dan Amerika Serikat lewat sebuah invasi pada tahun 2003.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase
Saddam Husein dan John Nixon (agen CIA) 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Saddam Husein disingkirkan oleh Inggris dan Amerika Serikat lewat sebuah invasi pada tahun 2003.

Invasi ini dilakukan dengan alasan bahwa Saddam Husein mengembangkan senjata pemusnah massal, dan karenanya dianggap tergolong pihak yang melakukan serangan pada 11 September 2001 ke Gedung World Trade Center (WTC) New York.

Ketika itu, menara kembar WTC runtuh akibat ditabrak dua pesawat, sementara sebuah pesawat lain menerjang Departemen Pertahan Amerika Serikat (Pentagon).

Kemarahan Presiden George W Bush dilampiaskan dengan menginvasi Afganistan dan Irak.

Rezim Taliban di Afganistan jatuh, pun demikian dengan Saddam Hussein di Irak. Keduanya dianggap sebagai sponsor teroris global.

Saddam Husein tewas dihukum gantung pada 2006, namun kini kembali menjadi sorotan.

Tak sedikit yang merasa penasaran terkait misteri jasad Saddam Husein yang dimakamkan di Al-Awjah yang merupakan kampung halamannya.

Baca: Ramai Kasus Transgender, Dorce Gamalama Bikin Unggahan Mengejutkan, Begini Respon Netizen

Baca: Vila Bawah Laut Pertama di Dunia Segera Jadi Penginapan Menarik di Maldives

Saddam Husein saat ditangkap (Kolase Surya Malang)
Saddam Husein saat ditangkap (Kolase Surya Malang) 

Makam ini dibangun oleh keluarga Saddam Husein.

Tempat peristirahatan terakhir pria yang memimpin Irak selama 24 tahun ini dibuat mewah dan apik.

Namun, kondisi makam Saddam Husein saat ini rusak parah dan menjadi puing-puing.

Tribun Solo Kamis (19/4/2018), melansir dari berbagai sumber, seorang sniper ISIS bersembunyi di atap kompleks makam.

Pesawat AU Irak membom habis kompleks makam Saddam hingga rata dengan tanah.

Banyak yang meragukan jasad yang dikubur di makam tersebut.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved