Konflik AS dan Iran
Presiden Trump: Tidak Ada Batas Waktu untuk Berperang dengan Iran
Pernyataan tersebut menandai sikap tegas Washington di tengah belum adanya terobosan signifikan dalam jalur diplomasi.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nur Nihayati
Presiden Trump: Tidak Ada Batas Waktu untuk Berperang dengan Iran
SERAMBINES.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak menetapkan batas waktu untuk mengakhiri konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Pernyataan tersebut menandai sikap tegas Washington di tengah belum adanya terobosan signifikan dalam jalur diplomasi.
Dalam wawancara dengan Fox News bersama jurnalis Martha MacCallum, Rabu (23/4/2025), Trump menyatakan bahwa AS tidak berada di bawah tekanan waktu, baik terkait gencatan senjata maupun proses negosiasi yang tengah berjalan.
“Tidak ada tenggat waktu, dan tidak perlu terburu-buru,” ujar Trump, menegaskan kembali posisinya.
Pernyataan ini sekaligus menunjukkan perubahan sikap dari pernyataan sebelumnya, ketika Trump sempat memperkirakan konflik akan berlangsung selama empat hingga enam pekan.
Kini, konflik tersebut telah memasuki minggu ketujuh tanpa kepastian penyelesaian.
Menanggapi anggapan bahwa ia menginginkan pengakhiran konflik lebih awal karena tekanan dari pemilihan paruh waktu, Trump menolak gagasan tersebut, dengan mengatakan, "Itu tidak benar."
Ia menyatakan bahwa prioritas pemerintahannya adalah mencapai "kesepakatan terbaik untuk rakyat Amerika," daripada berlomba melawan tenggat waktu politik apa pun.
Sehari sebelumnya, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama dua minggu, yang seharusnya berakhir pada Rabu malam.
Hal itu untuk memberi Iran lebih banyak waktu untuk mengajukan proposal terpadu untuk putaran negosiasi berikutnya.
Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Trump belum menetapkan tenggat waktu untuk menerima proposal dari Iran.
“Pada akhirnya, jangka waktunya akan ditentukan oleh Panglima Tertinggi,” katanya.
Di tengah upaya diplomasi yang masih berjalan, Washington tetap mempertahankan kebijakan tekanan terhadap Iran, termasuk melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan strategis negara tersebut.
Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk mendorong Teheran segera mengajukan proposal yang dapat menjadi dasar negosiasi lanjutan.
| Tiga Kendala Dalam Negosiasi AS - Iran, Selat Hormuz Masih Jadi Bola Panas |
|
|---|
| Iran Bersumpah Akan Membalas Serangan Israel dengan Serangan Paling Dahsyat, Israel Langsung Panik |
|
|---|
| Skuadron Drone ‘Bunuh Diri’ Pentagon Siap Menyerang Iran, Tinggal Menunggu Aba-Aba dari Trump |
|
|---|
| Perang Segera Terjadi, AS - Iran Gagal Capai Kesepakatan di Jenewa, Teheran Siap Menangkis Serangan |
|
|---|
| Perang AS dan Iran Segera Meletus, Beberapa Negara Perintahkan Warganya Tinggalkan Timur Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-mengunggah-pidato.jpg)