Opini
Suara Perawat Indonesia
TIDAK banyak yang tahu bahwa setiap 12 Mei diperingati sebagai Hari Perawat Internasional
Mereka berdua belumlah mengikuti ujian yang ditetapkan oleh negaranya masing-masing, karena untuk mengikuti ujian harus bekerja dulu selama 2-3 tahun. Bila mereka lulus ujian, maka gajinya akan bertambah lagi jauh dari gaji sebelumya. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan Indonesia yang mengharuskan lulusan keperawatan ujian terlebih dulu, sebelum mendapatkan pekerjaan.
Pekerjaan belum dapat, tapi uang pun habis terkuras untuk mengikuti bimbingan ujian dan ujian kompetensi perawat. Nyatanya setelah lulus pun dan mendapatkan STR masih banyak perawat yang tidak bisa bekerja di dalam negeri dengan gaji sejahtera. Jadi, patutkah perawat dalam negeri terus-terusan disalahkan?
Selamat Hari Perawat Internasional!
Ns. Yelli Sustarina, S.Kep., alumnus Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, aktif di Forum Aceh Menulis (FAMe). Email: yellsaints.paris@gmail.com