Rabu, 13 Mei 2026

Ini 8 Pasukan Elite Antiteror Milik Negara Lain, Mulai Amerika, Rusia, Hingga Pakistan

Unit ini disebut memiliki 200 anggota kuat dan terlatih yang bertugas untuk membebaskan sandera

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Navy SEAL 

Pada lencana mereka terdapat slogan yang terkenal, yaitu, 'yang berani, yang menang'.

Ketika disinggung seberapa penting peran SAS dalam perang Irak, Jenderal AS, Stanley McChrystal mengatakan, "Esensial. Kami tak akan menyelesaikannya tanpa mereka".

Baca: Sniper Pasukan Elit Inggris Tembak Komandan ISIS Dari Jarak 1,5 Km Pada Malam Hari, Begini Misinya

Baca: Pakai Helikopter, Pasukan Raider Kodam Iskandar Muda Serbu Terminal Batoh

4. Sayeret Matkal

Sayeret Matkal
Sayeret Matkal ()

Sayeret Matkal merupakan unit pasukan khusus dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Tugas pertama dan terpenting unit itu adalah pengumpulan data intelijen, melakukan pengintaian mendalam di belakang garis musuh, kontra-terorisme, dan penyelamatan sandera di luar perbatasan Israel.

Pada 2003, seorang sopir taksi Israel, Eliyahu Gurel diculik setelah ia membawa empat penumpang yang merupakan warga Palestina ke Yerusalem.

Namun Gurel berhasil diselamatkan oleh Sayeret Matkal. Ia dikeluarkan dari sumur sedalam 10 meter di sebuah pabrik kosong di pinggir Kota Ramallah.

Ketika melalui proses seleksi di Kamp Gibbush, para calon anggota Sayeret Matkal harus mampu melewati latihan fisik yang keras dengan pengawasan secara konstan oleh dokter dan psikolog.

Baca: Pasukan Elite Pengawal Presiden Turki akan Dibubarkan

Baca: Intel Irak Tangkap Pengelola Uang ISIS Antarnegara, Lalu Ciduk Komandan Lain Dengan Aplikasi Ini

5. GIGN

Seorang anggota GIGN tampak bersiaga (AFP)
Seorang anggota GIGN tampak bersiaga (AFP) ()

Dari seluruh pasukan kontra-terorisme di dunia, hanya beberapa saja yang mampu menandingi Groupe d'Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) atau pasukan khusus kontra-terorisme dan penyelamatan sandera Prancis.

Unit ini disebut memiliki 200 anggota kuat dan terlatih yang bertugas untuk membebaskan sandera.

Sejak dibentuk pada 1973, mereka mengklaim telah membebaskan lebih 600 orang.

Hukum di Prancis melarang foto-foto mereka dipublikasikan.

Baca: Kisah Mualaf Belanda Komandan Pertama Kopassus, Dari Perang di Eropa Hingga Meninggal di Yogya

Baca: VIDEO - Tank Tanpa Awak Milik Rusia Terekam Kamera Saat Uji Coba, Lihat Keunggulan Tempurnya

Salah satu peristiwa luar biasa yang menjadi catatan kesuksesan GIGN adalah perebutan Masjidil Haram pada 1979 dari tangan para pemberontak yang menyebut diri mereka sebagai ikhwan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved