Ini 8 Pasukan Elite Antiteror Milik Negara Lain, Mulai Amerika, Rusia, Hingga Pakistan
Unit ini disebut memiliki 200 anggota kuat dan terlatih yang bertugas untuk membebaskan sandera
SERAMBINEWS.COM - Tak mudah untuk berhadapan dengan kelompok teror yang memilih mati dalam misinya.
Untuk menangani ulah teroris tak cukup hanya mengandalkan pasukan biasa.
Karena bila salah ditangani bisa menjadi petaka dengan korban tak terhingga.
Makanya perlu pasukan khusus yang sangat terlatih untuk berhadapan dan melumpuhkan teroris.
Baca: Sosok Doni Monardo, Jenderal yang Bersinar di Kopassus Hingga Ditugaskan di Watannas
Baca: Operasi Kilat Kopassus dan Kostrad Serang Kelompok Bersenjata di Papua, Bebaskan 357 Sandera
Kalau di Indonesia ada Kopassus, Densus 88/AT dan berbagai pasukan berkualifikasi khusus TNI di angkatan darat, laut dan udara.
Jangan heran bila setiap negara memiliki pasukan khusus yang dibentuk serta dilatih untuk melaksanakan misi perang non-konvensional, anti-teroris, pengintaian, dan pertahanan luar negeri.
Lazimnya, pasukan ini terdiri dari kelompok kecil yang sangat terlatih, bekerja secara mandiri dan 'siluman', berkecepatan tinggi, serta dipersenjatai dengan senjata khusus.
Baca: Dibentuk Luhut Panjaitan dan Prabowo, Inilah Pasukan Siluman Kopassus yang akan Ikut Tumpas Teroris
Baca: VIDEO - Detik-Detik Terduga Teroris Serang Mapolda Riau, Satu Polisi dan 2 Awak Media jadi Korban
Keberadaan pasukan khusus itu jarang dapat disaksikan secara langsung, namun kerap 'muncul' dalam berbagai film berlatar militer atau peperangan.
Mereka menyebut diri mereka sendiri sebagai 'profesional sunyi'.
Berdasarkan data yang dilansir dari Business Insider, Minggu, (30/10/2016) berikut 8 pasukan khusus terbaik di dunia:
Baca: Pendidikan Paling Brutal Navy SEAL, Penentu Seseorang Lulus atau Gagal Jadi Angkatan Laut AS
Baca: Densus 88 Anti Teror Sudah Tangkap 14 Terduga Teroris dari Empat Kabupaten, Ini Rinciannya!
1. Navy SEAL
U.S. Navy SEAL (The United States Navy Sea, Air and Land) adalah pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).
Calon anggota pasukan khusus ini wajib menyelesaikan pendidikan dasar Basic Underwater Demolition SEAL (BUD/S) selama enam bulan.
Kemudian program khusus yang disebut SQT (SEAL Qualification Training) selama 15 minggu.
Pasukan khusus AL AS ini didirikan pada era Presiden John F. Kennedy tepatnya pada 1962.
Baca: Kapolri Minta Bantuan Panglima TNI untuk ‘Lumpuhkan’ Kelompok Teroris, Kopassus Siap Bergerak
Baca: Rob ONeill Anggota Navy SEAL Penembak Mati Osama bin Laden, Ditembak di Kepala 3 Kali
Menangkap musuh level atas dan teroris serta mengumpulkan informasi melalui misi pengintaian khusus merupakan sedikit di antara sejumlah tugas Navy SEAL.
Pada Mei 2011, kiprah Navy SEAL disorot dunia setelah mampu menemukan dan menewaskan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden.
Calon anggota Navy SEAL harus mampu melakukan minimum push-up 42 kali dalam waktu dua menit, sit-up sebanyak 50 kali, dan berlari sejauh 2,4 kilometer dalam waktu 11 menit.
Ujian itu harus dilewati lebih dulu sebelum latihan militer sesungguhnya dimulai.
Baca: Bermaksud Hancurkan Hizbullah, Pasukan Elit Israel Malah Disergap Duluan dan Dihajar Habis-habisan
Baca: Mengintip Kehebatan Tim Kopaska di ‘Misi AirAsia’
2. Special Boat Service (SBS)
Jika AS memiliki Navy SEAL maka Inggris memiliki Special Boat Service atau SBS.
Untuk dapat bergabung menjadi salah satu anggota SBS, seseorang harus melalui proses seleksi berupa uji ketahanan yang sangat melelahkan.
Latihan di Hutan Hujan di Belize, Amerika Tengah.
Baca: Kisah Kopassus yang Jarang Diketahui, Pernah Tawan Pasukan Elit Inggris SAS di Kalimantan
Baca: Prajurit Paskhas Gelar Latihan Terjun Payung
Kemudian uji kekuatan tempur yang di antaranya melibatkan interogasi intens calon.
Masing-masing calon hanya memiliki dua kesempatan untuk mengikuti ujian masuk.
SBS dikenal sebagai 'saudara' dari SAS, Angkatan Udara Inggris.
Dalam kondisi konflik bersenjata dan perang, SBS dan 22 SAS ditugaskan beroperasi dalam kelompok kecil di wilayah yang dikendalikan musuh.
Baca: Viral Video Gulung Kopassus dan Marinir, Kapolres Karawang Akhirnya Minta Maaf
Baca: Tim Denjaka Selami Bangkai KMP Bahuga Jaya
3. Special Air Service (SAS)
SAS adalah unit pasukan khusus dari Angkatan Darat Britania Raya.
Kelompok ini adalah infanteri yang menjadi pasangan SBS.
Pada lencana mereka terdapat slogan yang terkenal, yaitu, 'yang berani, yang menang'.
Ketika disinggung seberapa penting peran SAS dalam perang Irak, Jenderal AS, Stanley McChrystal mengatakan, "Esensial. Kami tak akan menyelesaikannya tanpa mereka".
Baca: Sniper Pasukan Elit Inggris Tembak Komandan ISIS Dari Jarak 1,5 Km Pada Malam Hari, Begini Misinya
Baca: Pakai Helikopter, Pasukan Raider Kodam Iskandar Muda Serbu Terminal Batoh
4. Sayeret Matkal
Sayeret Matkal merupakan unit pasukan khusus dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Tugas pertama dan terpenting unit itu adalah pengumpulan data intelijen, melakukan pengintaian mendalam di belakang garis musuh, kontra-terorisme, dan penyelamatan sandera di luar perbatasan Israel.
Pada 2003, seorang sopir taksi Israel, Eliyahu Gurel diculik setelah ia membawa empat penumpang yang merupakan warga Palestina ke Yerusalem.
Namun Gurel berhasil diselamatkan oleh Sayeret Matkal. Ia dikeluarkan dari sumur sedalam 10 meter di sebuah pabrik kosong di pinggir Kota Ramallah.
Ketika melalui proses seleksi di Kamp Gibbush, para calon anggota Sayeret Matkal harus mampu melewati latihan fisik yang keras dengan pengawasan secara konstan oleh dokter dan psikolog.
Baca: Pasukan Elite Pengawal Presiden Turki akan Dibubarkan
Baca: Intel Irak Tangkap Pengelola Uang ISIS Antarnegara, Lalu Ciduk Komandan Lain Dengan Aplikasi Ini
5. GIGN
Dari seluruh pasukan kontra-terorisme di dunia, hanya beberapa saja yang mampu menandingi Groupe d'Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) atau pasukan khusus kontra-terorisme dan penyelamatan sandera Prancis.
Unit ini disebut memiliki 200 anggota kuat dan terlatih yang bertugas untuk membebaskan sandera.
Sejak dibentuk pada 1973, mereka mengklaim telah membebaskan lebih 600 orang.
Hukum di Prancis melarang foto-foto mereka dipublikasikan.
Baca: Kisah Mualaf Belanda Komandan Pertama Kopassus, Dari Perang di Eropa Hingga Meninggal di Yogya
Baca: VIDEO - Tank Tanpa Awak Milik Rusia Terekam Kamera Saat Uji Coba, Lihat Keunggulan Tempurnya
Salah satu peristiwa luar biasa yang menjadi catatan kesuksesan GIGN adalah perebutan Masjidil Haram pada 1979 dari tangan para pemberontak yang menyebut diri mereka sebagai ikhwan.
Gerakan ini dipimpin oleh Juhaiman bin Muhammad ibn Saif al Otaibi.
Para pemberontak mengatakan, salah seorang dari mereka, yaitu Mohammed Abdullah al-Qahtani adalah seorang Mahdi.
Mereka menyerukan umat muslim untuk mematuhinya.
Karena non-muslim dilarang memasuki kota suci Mekah, GIGN membentuk kelompok berisi tiga komandan yang pindah agama ke Islam demi membantu pasukan Arab Saudi untuk merebut kembali masjid tersebut.
Baca: VIDEO Pasukan Khusus AS Serbu Markas ISIS di Afganistan Berlangsung Dramatis
Baca: Inilah 5 Organisasi Pemberontak yang Disebut-sebut Paling Kaya di Dunia, Salah Satunya ISIS
6. Kelompok Alpha
Kelompok Alpha atau Alpha Group adalah salah satu unit pasukan khusus terbaik di dunia.
Pasukan elit anti-terorisme ini dibentuk oleh Badan Intelijen Rusia (KGB) pada 1974.
Pada 2002, unit pasukan khusus tersebut pernah mendapat kritik tajam setelah peristiwa penyanderaan yang menewaskan 129 sandera.
Mereka tewas akibat gas yang digunakan Alpha untuk melumpuhkan para penyandera yang pada saat itu membajak sebuah bioskop.
Baca: Pasukan Khusus Rusia Gunakan Senapan Buatan Austria
Baca: [VIDEO] Ini Alasan Kenapa Kopassus Jadi Pasukan yang Disegani Dunia!
7. Unidad de Operaciones Especiales (UOE)
UOE atau Naval Special Warfare Force sejak lama telah dikenal sebagai salah satu pasukan khusus terbaik dan disegani di Eropa.
Ketika didirikan pada 1952, UOE berperan sebagai relawan unit Amphibious Climbing Company.
Namun belakangan, mereka mengikuti jejak SAS.
Sangat sulit untuk menjadi anggota pasukan khusus Spanyol ini.
Tingkat kegagalan proses seleksi mencapai 70 hingga 80 persen.
Bahkan tak jarang seluruh calon anggota ditolak sejak proses awal.
Baca: Pernah Sukses Bebaskan Sandera Dalam Waktu 3 Menit, Kopassus Jadi Pasukan Terbaik di Dunia
Baca: Eks Pasukan Khusus Dihukum 6.060 Tahun
8. SSG
Di negara asalnya, Pakistan, Special Services Group (SSG) dijuluki 'Bangau Hitam'.
Sebutan tersebut diberikan karena peralatan kepala unik yang mereka miliki.
Latihan yang harus mereka jalani termasuk di antaranya berjalan kaki sepanjang 57 kilometer dalam waktu 12 jam dan berlari dengan peralatan lengkap sepanjang 8 kilometer dengan waktu tempuh 20 menit.
Pada Oktober 2009, SSG berhasil menerobos masuk ke sebuah gedung perkantoran dan menyelamatkan 39 orang yang disandera oleh kelompok Taliban.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/navy-seal_20180518_024647.jpg)