Breaking News:

Krisis Palestina

Ini Enam Usulan Indonesia untuk Dorong Palestina Merdeka, Dibacakan Wapres JK di KTT OKI

Jusuf Kalla menyerukan kepada negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bersatu membantu kesulitan negara Palestina.

Anadolu Agency/Kayhan Özer
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (8 dari kanan), Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah (9 dari kanan), Wapres RI M Jusuf Kalla (11 dari kanan) dan perwakilan negara lainnya, yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Turki, menghadiri aksi solidaritas untuk Palestina di Lapangan Yenikapi Istanbul, Jumat (18/5/2018). 

Sebab kalau OKI bersatu, maka hasil perjuangan akan jauh lebih baik.

“OKI harus jadi motor utama penggerak dukungan terhadap Palestina. Mari kita sisihkan sementara perbedaan di antara kita,” seru Jusuf Kalla.

Enam Usulan Indonesia

Di Forum itu, Wapres memaparkan enam usulan gagasan sebagai tindak lanjut yang harus dilakukan bersama.

Pertama, negara-negara anggota OKI harus menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), baik Dewan Keamanan maupun Sidang Umum, untuk mengambil langkah tegas menyikapi perkembangan terakhir di Palestina.

“Sebuah investigasi independen harus dibentuk. Prinsip two state solution dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina merupakan salah satu prinsip yang tidak bisa ditawar,” terang Jusuf Kalla.

Kedua, KTT OKI harus menghasilkan komitmen bantuan kemanusian yang sangat diperlukan saat ini, terutama di Gaza.

“Kita juga harus bergerak membantu United Nations Relief and Works Agency For Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), kondisi UNRWA sangat mengkhawatirkan. Kita harus membantunya,” jelas Jusuf Kalla.

(Baca: Dubes Palestina untuk Indonesia: Kepercayaan Palestina kepada AS Berakhir)

(Baca: Rusia Kecam Pernyataan Dubes AS untuk PPB Mengenai Kematian Demonstran Palestina di Gaza)

Ketiga, negara-negara anggota OKI mendesak negara yang belum mengakui Kemerdekaan Palestina, untuk segera melakukannya.

Keempat, OKI harus memperkuat lobi agar negara lain tidak mengikuti langkah AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved