Opini
Konservatisme Islam di Indonesia
SEJALAN dengan runtuhnya pemerintahan tiran dan tuntutan demokrasi, masa Reformasi telah memberikan
Kecenderungan ini tengah menyebar di segala jenjang masyarakat Muslim Indonesia, seperti yang diperlihatkan oleh gerakan dakwah Salafi. Bahkan, seperti yang diperlihatkan oleh Najib Burhani (2013), kecenderungan konservatisme telah masuk ke dalam tubuh Muhammadiyah yang selama ini dikenal sebagai gerakan Islam moderat, menangah dan netral. Apakah analisis semua ilmuwan sosial bermaksud untuk menunjukkan bahwa wajah masa depan Islam Indonesia akan berubah penuh marah?
Saya kira ini jelas ingin menunjukkan bahwa wajah Islam Indonesia akan berubah menjadi tidak ramah. Jika ormas Islam sebesar dan semapan Muhammadiyah dan MUI saja bisa terpengaruh oleh gerakan radikalisme yang toleran, apakah tidak mungkin gerakan ini bisa menjadi kecenderungan umum dari Islam Indonesia dan memunculkan mainstream Islam ketiga, di luar gerakan-gerakan sempalan dan sesat? (Habis)
* Al Chaidar, Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Aceh. Email: alchaidar@unimal.ac.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/massa-fpi_20170123_110226.jpg)