Techno

Meski Tidak Terhubung ke Medsos, Ini 5 Cara Aplikasi dan Perusahaan 'Mencuri' Data dan Melacak Anda

Bahkan meski Anda tidak terhubung pada Facebook dan telah menonaktifkan akun media sosial apa saja, Anda tetap bisa dilacak.

Meski Tidak Terhubung ke Medsos, Ini 5 Cara Aplikasi dan Perusahaan 'Mencuri' Data dan Melacak Anda
Keamanan Smartphone 

SERAMBINEWS.COM - Apakah selama ini Anda berpikir bahwa data pribadi Anda aman meski Anda tidak menggunakan media sosial?

Kalau begitu, artikel ini akan membuat Anda berpikir ulang.

Anda tidak pernah benar-benar aman dari pencurian data dan pelacakan yang dilakukan oleh banyak aplikasi serta perusahaan.

Bahkan meski Anda tidak terhubung pada Facebook dan telah menonaktifkan akun media sosial apa saja, Anda tetap bisa dilacak.

Baca: Masih Dipercaya Hingga Kini, Ini 7 Takhayul yang Ada dalam Keluarga Kerajaan Inggris

Dilansir dari Listverse, ini 5 cara menyeramkan yang dilakukan oleh aplikasi dan perusahaan dalam 'memperjual-belikan' data pribadi dan melacak kebiasaan Anda.

1. Rumah sakit dan Apotek menjual rekam medis Anda

Di Amerika Serikat, disinyalir cukup banyak rumah sakit dan apotek yang menjual rekam medis pasiennya.

Tentu dijual dengan anonim karena ini melanggar kode etik petugas medis.

Ini bocor dari data Cambridge Analityca, termasuk salah satu pembeli datanya adalah Facebook.

Namun tak hanya Facebook, beberapa perusahaan juga membeli dan menjual kembali data tersebut.

Salah satu perusahaan pedagang data disebut IMS Health dan mereka mendapat keuntungan sebesar Rp36,4 triliun pada tahun 2014.

Baca: George Soros Peringatkan Krisis Finansial Besar Akan Terjadi, Negara Mana yang Terancam?

2. Apple tahu jumlah saldo di rekening bank Anda

Pad atahun 2015, Apple mengajukan paten untuk program baru yang akan terus berjalan di iPhone Anda.

Program itu akan mengawasi aktifitas rekening bank dan kartu kredit Anda, bahkan tahu berapa banyak uang yang Anda miliki.

Ini dilakukan secara terang-terangan, tentu saja karena ada patennya.

Namun, Apple membantah kalau mereka menjual data tersebut pada pihak lain.

Baca: Terlihat Mirip, Ini 4 Perbedaan Densus 88 dan Gegana, Pasukan Anti-Teror di Indonesia

3. Ada perusahaan khusus yang melacak pelat nomor mobil

Bahkan jika Anda tidak terkoneksi dengan internet dan tak pernah mengunggah apapun di dunia maya, Anda tetap bisa dilacak.

Ada sebuah perusahaan pemindai pelat nomor kendaraan terbesar di Amerika Serikat.

Ini adalah bisnis bernilai triliunan rupiah dan sangat menjanjikan.

Menjual data pelat nomor mobil, termasuk lokasi yang sering dikunjungi dan riwayat pembelian tentu merupakan data yang berharga.

Baca: Selain Diana, 4 Putri Cantik Ini Hidupnya Juga Berakhir Tragis, Salah Satunya dari Indonesia

4. Melacak melalui Wi-Fi mall atau pusat perbelanjaan

Hampir semua pusat perbelanjaan menyediakan Wi-Fi gratis.

Apakah Anda selalu menggunakan jaringan Wi-Fi gratis tersebut?

Beberapa toko seperti Macy's, BMW, Top Shop dan berbagai pusat perbelanjaan besar di Amerika Serikat mengakui bahwa mereka bisa melihat aktifitas di ponsel pengunjung melalui jaringan Wi-Fi mereka.

Baca: Momen-momen Terakhir, Inilah Cerita Dokter yang Menangani Lady Diana dalam Menghadapi Kematiannya

5. Aplikasi cuaca menjual data lokasi Anda

Pernah mendengar aplikasi ramalan cuaca AccuWeather?

AccuWeather pernah mendapat masalah pada bulan Agustus 2017 lalu ketika mereka menjual lokasi pelanggan tanpa izin.

Aplikasi itu secara diam-diam merekam sejumlah informasi Anda.

Mulai dari kota yang Anda tinggali, bahkan bangunan yang Anda tempati.

Informasi yang mereka jual itu secara otomatis akan mengirm iklan melalui aplikasi AccuWeather.

Misalnya Anda sedang berada di Starbuck, maka iklan dari Starbuck akan ditampilkan melalui AccuWeather.

Itulah lima cara seram yang digunakan aplikasi dan perusahaan retail dalam melacak serta menjual data pribadi Anda.

Jadi, jangan pernah merasa bahwa Anda aman dari pelacakan ya!

 

Artikel ini telah tayang di intisari.grid.id dengan judul Anda Tak Pernah Aman! Ini 5 Cara Seram Aplikasi dan Perusahaan 'Mencuri' Data dan Melacak Anda

 

Editor: Amirullah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved