Heboh, Bocah Berumur 2,5 Tahun Hilang 18 Jam, Bikin Kaget Warga Saat Ditemukan di Atas Pohon
Kebun sawit itu belakangan diketahui milik Tgk Nazar yang terletak di Blang Bireh Gampong Tuha kecamatan sama.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Yusmadi
Laporan Muhammad Nazar | Pidie
SERAMBINEW.COM, SIGLI - Warga di Gampong Panton Raya, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Rabu (20/6/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, dihebohkan hilangnya bocah laki-laki berumur 2,5 tahun.
Fakhrurrazi nama bocah itu hilang saat pergi ke kebun bersama orang tuanya bernama Muhammad bin Jamil (37) bekerja sebagai petani di Gampong Panton Raya.
Saat hilang Fakhrurrazi terpaut dengan Muhammad M Jamil sekitar 50 meter, dengan posisi sang bocah di belakang.
Muhammad M Jamil pergi ke kebun untuk membawa bambu.
Baca: Bocah Bocor Jantung Kunjungi Kediaman Haji Uma, Begini Kondisinya Setelah Dioperasi
"Lima menit Muhammad M Jamil berada di kebunnya, dia kembali hendak mengambil anaknya. Orang tuanya terkejut buah hatinya hilang," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambinews.com, Kamis (21/6/2018).
Ia menyebutkan, hilangnya bocah 2,5 tahun sempat menghebohkan warga. Sehingga warga pun ikut mencari Fakhrurrazi.
Anggota Polsek Trienggadeng pun ikut menyisir lokasi hilangnya bocah laki-laki itu.
Lanjutnya, pencaharian itu akhirnya dihentikan karena cuaca mulai gelap. Keluarga Muhammad M Jamil tak mampu menahan kesedihan hilangnya anak mereka.
Baca: Hingga Malam Ini Sudah 37 Penumpang yang Dilaporkan Hilang
Menurut Kapolres Andy, Kamis (21/8/2018), akhirnya bocah tersebut ditemukan warga tertidur di atas pelepah pohon sawit.
Kebun sawit itu belakangan diketahui milik Tgk Nazar yang terletak di Blang Bireh Gampong Tuha kecamatan sama.
Saat ditemukan sang bocah dalam kondisi lemas.
"Warga mengantar bocah itu ke rumah orang tuanya. Warga menduga sang bocah hilang dibawa geunteut atau hantu," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/boah-hilang_20180621_212156.jpg)