Inggris Cari Lima Belas Ribu Tukang Batu, Gaji 1,6 Juta Rupiah Per Delapan Jam Kerja

Sebuah laporan Pemerintah yang akan diterbitkan mengatakan itu satu-satunya cara untuk mencapai target 300.000 rumah baru dalam setahun

Editor: Fatimah
Intisari online

SERAMBINEWS.COM - Apakah menurut Anda gaji tukang batu itu kecil?

Bila di Indonesia untuk kerja membangun rumah akan digaji sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari.

Bila kita anggap saja sehari mendapat Rp100 ribu, maka dalam satu bulan tukang batu akan menghasilkan upah Rp2,6 juta-an.

Namun sepertinya ini sedikit berbeda dengan di Inggris.

Baca: Kebiasaan Sehari-hari Ini Dapat Merusak Rambutmu, Jangan Diteruskan

Memang bila dibandingkan denga Inggris akan terlihat sangat jauh berbeda, karena di Inggris, para tukang batu ini digaji per jam dengan uang lembur pastinya (bila kerja lebih dari jam kerja yang ditentukan).

Mengutip dari payscale.com, tukang batu di Inggris digaji sekitar 12,26 poundsterling atau sekitar Rp200 ribu rupiah per jam.

Bila dalam sehari bekerja selama 8 jam, maka sehari akan mendapatkan Rp1,6 juta per hari.

Artinya dalam sebulan bisa memperoleh Rp41 juta-an (belum termasuk upah lembur).

Alhasil, dengan harga mobil LCGC berkisar Rp100-an juta, maka hanya butuh tiga bulan untuk membeli mobil baru.

Dalam negara maju, justru orang-orang yang bisa bekerja di bidang ini sangat dihargai.

Terlebih tukang batu di negara maju juga kebanyakan adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi.

Namun bila memang bisa memiliki keahlian dibidang ini, mungkin saya rasa tidak masalah.

Era millenial memang lebih menghargai keahlian daripada status.

Baca: Kuliner Khas Rusia yang Disantap Penonton Piala Dunia, Ada yang Mirip dengan Camilan di Indonesia

Sekretaris komunitas James Brokenshire mengatakan dia ingin membantu lebih banyak orang punya rumah.

Baru-baru ini, mengutip dari mirror.co.uk (24/06/2018), para menteri Inggris sedang berupaya menemukan banyak tukang batu untuk bekerja di negarannya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved