Atlantis 'Surga yang Hilang' dengan Hukum yang Tertulis Sempurna

Betulkah benua Atlantis pernah ada, atau hanya cerita rekaan? Jika ada, di mana letaknya dalam peta bumi?

Atlantis 'Surga yang Hilang' dengan Hukum yang Tertulis Sempurna
Collective Evolution

Solon (meninggal pada 558 SM) konon memperoleh dokumen dan informasi lengkap tentang Atlantis dari seorang agamawan Mesir.

Solon berkawan dekat dengan kakek Critias.

Baca: Delapan Rumah di Aceh Tengah Rusak Diterjang Puting Beliung

Baca: Asal Usul Amerika Dijuluki Negara Paman Sam, Ternyata Berawal dari Candaan

Mendiang kakek Critias atas keterangan Solon selanjutnya bercerita, pada 9.000 tahun SM terjadi perang hebat antara orang-orang yang bermukim di suatu tempat bernama Pilar Heracles (kini Selat Gibraltar) dan orang-orang di luar Pilar Heracles.

"Perang yang saya gambarkan paling dahsyat yang pernah terjadi antara bangsa Athena dan bangsa Atlantis," kata Critias menirukan ucapan kakeknya.

Pulau atau benua Atlantis digambarkan lebih besar daripada Asia dan Libia.

Bangsa Atlantis konon mengancam pula bangsa-bangsa yang mendiami Benua Asia dan Eropa!

Atas ucapan Critias itu Plato mencatat, "Karena sifat barbar dan naluri menyerangnya yang merusak martabat manusia, maka dewa menghukum Atlantis beserta isinya dengan cara menenggelamkannya ke dasar-lautan."

Critias menggambarkan, selama peperangan itu gempa dahsyat disertai banjir sehari semalam mengguncang Atlantis dan tenggelam akibat gelombang pasang, lalu lenyap tanpa bekas.

Baca: Twitter Bersih-bersih, Justin Bieber Hingga Barack Obama Kehilangan 2 Juta Follower

Baca: Ashanty Minta Anang Hermansyah Berhenti Jadi Anggota DPR RI, Ini Alasannya

Surga yang hilang

Atlantis digambarkan sebagai pulau yang subur, cantik, produktif, memiliki dataran rendah yang luas, gunung yang tidak terlalu tinggi dengan hutan-hutan lebat.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved