Pussy Riot yang Terobos Lapangan saat Final Piala Dunia Bukan Kelompok Punk Sembarangan
Tapi karena adanya kecaman dari dunia internasional, parlemen Rusia, Duma, akhirnya membebaskan mereka pada Desember 2013.
Tapi karena adanya kecaman dari dunia internasional, parlemen Rusia, Duma, akhirnya membebaskan mereka pada Desember 2013.
Nah, selama di penjara, Nadezhda kerap berkirim surat dengan filsuf psikoanalitik Slavoj Zizek terutama tentang situasi politik Rusia di bawah rezim Putin.
Dan hasil korespondensi keduanya kemudian dibukukan dengan judul Comradely Greetings: The Prison Letters of Nadya and Slavoj.
Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Pussy Riot yang Menerobos Masuk Lapangan saat Final Piala Dunia Bukan Kelompok Punk Sembarangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pussy-riot_20180717_105815.jpg)