Latih Mahasiswa Sebagai Actor of Change, Ini Tips yang Diajarkan Senator Fachrul Razi

Fachrul Razi dalam pelatihan kepemimpin tersebut memberikan beberapa tips menjadi aktivis kampus dan ketua lembaga mahasiswa.

Latih Mahasiswa Sebagai Actor of Change, Ini Tips yang Diajarkan Senator Fachrul Razi
ist
Fachrul Razi MIP 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Lembaga penjamin Mutu (LPM) Univeristas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry telah melaksanakan acara Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) yang bertempat di aula rektorat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (29/7/2018) menghadirkan tokoh muda Aceh yang saat ini menjabat Senator DPD RI Asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP.

Pendiri Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) ini kembali memberikan inspirasi kepada ketua ketua lembaga mahasiswa di lingkungan UIN Arraniry dengan menyampaikan materi “From Agent Of Change to Actor of Change.”

Ketua Presiden Mahasiswa UI Arraniry, Dedi Syahputra mengatakan bahwa acara yang dihadiri oleh seluruh ketua lembaga Mahasiswa se-lingkungan UIN Ar-Raniry ini mengangkat tema “Membentuk Kepemimpinan yang Berkarakter Sebagai Upaya Menghadapi Masa Depan Bangsa.”

Baca: Senator Fachrul Razi: Realisasi Dana Otsus Aceh Banyak Temuan Penyimpangan

“Acara berlangsung dari pagi sampai siang yang mulai pada pukul 08.00 Wib, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry) selaku ketua panitia pelaksana dan sambutan juga sekaligus pembukaan oleh Dr. Saifullah Idris. M. Ag (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama),” jelasnya.

Pada sesi diskusi pelatihan acara ini selain diisi pemateri dari Senator Fachrul Razi, juga menghadirkan mantan Presma UIN Arraniry, Syarifudin Ab, M.Ag (Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ushuludin dan Filsafat) yang memaparkan tantangan menajemen dan kepemimpinan.

Fachrul Razi dalam pelatihan kepemimpin tersebut memberikan beberapa tips menjadi aktivis kampus dan ketua lembaga mahasiswa.

Mantan Aktivis mahasiswa UI ini menjelaskan bahwa setiap fase sejarah pergerakan mahasiswa, memiliki karakter dan isu yang berbeda, generasi 1945, generasi 1966, generasi 1974, generasi 1998 memiliki warna tersendiri dalam perpolitikan gerakan mahasiswa.

Baca: Senator Fachrul Razi Pantau Pilkada Serentak 2018, Ini Temuannya

“Mahasiswa UIN di tahun 2000 telah menoreh tinta emas sebagai gerakan yang mampu menggulirkan Gerakan Referendum, dirinya yakin di usia 20 tahun Referendum tahun 2020 nanti akan muncul gerakan mahasiswa yang mampu menggerakkan referendum jilid 2,” tegasnya yang disambut dengan semangat takbir dari peserta.

“Ciptakan sejarah dan jadilah pemimpin yang mampu melakukan perubahan,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan bahwa mahasiswa menghadapi permasalahan internal kampus dan eksternal kampus, oleh karena itu ia berpesan, jadilah mahasiswa yang terus menuntut ilmu baik di dalam kampus maupun di luar kampus melalui organisasi.

Halaman
12
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved