PKA 7
Surga di Samudra Hindia
Pulau Simeulue terkenal di mancanegara. Berbagai kejuaran berselancar diselenggarakan di pulau
Pulau Simeulue terkenal di mancanegara. Berbagai kejuaran berselancar diselenggarakan di pulau ini. Para peselancar dunia terpesona dengan ombak Simeulue dan kemewahan pantainya. Simeulue juga penghasil utama lobster, yang diburu para penggemar seafood. Simeulue adalah surga yang menyembul di Samudra Hindia. Kabupaten Simeulue kini dipimpin Bupati Erli Hasim dan Wakil Bupati Hj. Afridawati, terus melangkah menggapai masa depan yang lebih baik lagi. Berbagai pembenahan dilakukan. Sarana dan prasarana disiapkan. Infrastruktur dibangun. Termasuk bidang pariwisata dan budaya, jadi focus perhatian. Menghadapi Pekan Kebudayaan Aceh (PKA 7), Simeulue ingin tampil maksimal dan sempurna. Bupati Erli Hasim menuturkan semuanya kepada Sri Muliyasno dari Serambi Indonesia, pekan lalu. Berikut petikannya.
Apa arti Pekan Kebudayaan Aceh (PKA-7) bagi Simeulue?
Ini kesempatan mempromosikan budaya daerah dari kepulauan ini kepada seluruh eleman masyarakat dunia. Sehingga Simeulue yang jauh dari kebisingan kota ini dapat dilihat orang secara nyata.\
Apa saja yang diunggulkan dalam PKA 7 ini? Bagaimana persiapannya?
Banyak hal yang diunggulkan oleh Simeulue dalam even PKA ini, antara lain di bidang budaya dan adat istiadat. Kuliner yang merupakan khas Simeulue seperti lobster dan berbagai masakan lainnya. Sementara itu dari kesiapan tim, Alhamdulillah sudah sangat matang dipersiapkan. Bahkan sebelum dibawa ke ajang PKA, terlebih dahulu diperlombakan di tingkat daerah.
Apa harapan dalam PKA ini dan PKA-PKA berikutnya?
Harapan saya dalam even PKA ini agar daerah yang saya dipimpin dapat tampil lebih maksimal, sehingga memiliki nilai yang lebih baik. Di sisi lain juga, Simeulue harus belajar dari daerah-daerah lain yang telah menjadi juara pada even PKA sebelumnya. Sementara iu juga melalui PKA kali ini, juga diharapkan Simeulue akan lebih berbenah diri menghadapi PKA akan datang.
Bagaimana seharusnya PKA dikelola, sehingga menjadi even yang benar-benar memberi dampak bagi pengembangan kebudayaan di daerah yang Anda pimpin ini?
Ajang PKA ini harus dikelola profesional. Secara teknis diharapkan lembaga-lembag kebudayaandaerah memiliki visi yang sangat visional untuk menata dan mengelola budaya-budaya daerah, seperti DKA (DewanKesenian Aceh) dan MAA (Majelis Adat Aceh). Sehingga lembaga teknis yang mengelola itu, di samping melakukan kerja sama dengan dinas-dinas terkait dan juga organisasi lainnya.
Bagaimana strategi pembangunan pemerintahan Anda dalam memajukan dan mengembangkan seni budaya di daerah ini?
Pemerintah Kabupaten Simeulue dalam memajukan dan mengembangkan seni budaya,dengan melakukan berbagai even. Ini dimaksudkan agar orang tertarik ke Simeulue. Kemudian memberikan kesempatan bagi budayawan daerah tampil dan melahirkan gagasannya. Melahirkan kreasi-kreasi baru yang dapat disajikan setiap adanya pagelaran budaya.
Infrastruktur budaya seperti apa yang dibutuhkan daerah ini?
Pemerintah Kabupaten Simeulue sedang mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana budaya untuk mendukung pembangunan udaya Simeulue, antara lain sedang dalam proses perencanaan gedung kesenian daerah dan membangun tempat-tenpatwisata di sepanjang wilayah strategis wisata yang ada di daerah.
Apa yang akan diraih dari PKA 7 ini? Mengingat ini adalah PKA di era milenial?
Simeulue berupaya maksimal mendapat penilaian yang terbaik atas keikutsertaannya pada even PKA ini. Saya sangat merasa yakin bahwa Simeulue akan diberikan penilaian yang terbaik bidang kuliner dan pagelaran budaya lainnya.
Perhatian dan harapan seperti apa yang dibutuhkan dari Pemerintah Provinsi Aceh kepada Pusat dan dalam mengembangkan seni budaya di daerah ini?
Terkait dengan budaya, diharapkan agar pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada Aceh termasuk memaksimalkan kembali penerapan UU Tentang Keistimewaan Aceh yang saat ini hampir tidak ada lagi sentuhannya. Terkait dengan UU ini, padahal ada tiga keistimewaan yang dituangkan dalam UU ini sebagai hak prerogratif bagi masyakarakat Aceh, yakni keistimewaan di bidang pendidikan, agama dan adat istiadat.
Bidang pariwisata, apa langkah dan strategi yang Andi terapkan mengembangkannya?
Dalam bidang parawisata tentunya Pemerintah Aceh sangat konsentrasi dalam hal wisata religi, karena ini bagian dari penerapan Syariat Islam. Untuk itu apapun yang dikemas dalam pengembangan wisata yang ada di Aceh, akan selalu dibarengi dengan syiar agama Islam, sehingga semua orang paham bahwa wisata di Aceh erat kaitannya dengan dakwah Islam.
Apakah Anda setuju pariwisata mampu memberi perubahan? Lalu langkah apa yang akan diambil untuk mendukungnya?
Sangat setuju. Parwisata pasti membawa perubahan. Sebab dengan ini akan terjadi perubahan dalam bentuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk itu langkah-langkah yang perlu disikapi adalah melakukan pembenahan terhadap potensi alam dan objek wisata yang ada.
Potensi pariwisata daerah ini sangat besar? Baik alam maupun budaya, kuliner dan lainlain. Lalu bagaimana Pemda mengelola potensi itu?
Pemkab Simeulue harus fokus menangani dan merencanakan pembangunan pariwisata, dengan demikian maka penempatan anggaran terhadap pengelolaan ini akan lebih maksimal
Terakhir, apa harapan Anda kepada masyarakat, pengusaha, dan kreator-kreator seni dalamkaitan PKA ini?
Dalam hal ini, diharapkan kepada semua pihak agar dapat menjadikan even PKA ini sebagai ajang untuk dapat mempromosikan Aceh kepada masyarakat dunia dengan cara memberikan pelayanan yang sangat santun dan menyenangkan semua orang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pka-7-simeulue-2018_20180731_083944.jpg)