Jumat, 1 Mei 2026

Citizen Reporter

Mengintip Cara Warga Thailand Berkurban

SAYA mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Bahasa Inggris Universitas Almuslim Peusangan

Tayang:
Editor: bakri
SILMI HAJRIANA 

Alhamdulillah, rezeki di negeri orang masih dapat merasakan nikmatnya Lebaran Idul Adha, walaupun jauh dari keluarga dan sanak saudara, kami juga ikut bertamu bersilaturahmi dengan masyarakat muslim di daerah tersebut.

Selain masakan daging, saat bertamu kepada kami juga dihidangan kue Lebaran yang merupakan kue wajib bagi masyarakat Thailand Selatan, yaitu puluk (pulut) pisang yang berbahan dasar beras pulut dan pisang. Kue ini hampir sama bahkan mirip sekali dengan kue khas Aceh, yaitu bu payeh.

Puluk pisang juga dibungkus dengan daun pisang. Kue ini menjadi salah satu ciri khas masyarakat muslim Thailand Selatan  saat Lebaran.

Selain puluk ada juga makanan khas lainnya dinamakan miang kham. Dalam bahasa Thailand, miang artinya makanan yang dibungkus dengan daun, sedangkan kham bermakna gigitan.

\Miang kham merupakan salah satu cemilan tradisional khas Thailand. Cara memakannya sama seperti memakan daun  sirih (ranup). Makanan ini terdiri atas daun chaphlu, daun yang mirip daun sirih. Daun chaphlu tersebut diisi serutan kelapa bakar dan beberapa potongan kecil, seperti bawang merah, cabai rawit hijau, jahe, bawang putih, kapur, kelapa panggang, potongan jeruk nipis, kacang atau kacang mete, dan udang kering kecil yang dihaluskan serta saus miang kham.

Cemilan ini pada mulanya merupakan hidangan yang berasal dari menu Kerajaan Thailand di bagian tengah. Ini merupakan makanan unik yang menggunakan daun sirih sebagai pembungkus dan rasanya juga enak.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved