Ribuan Pelajar di Pidie Ikut Simulasi Penanganan Korban Pasca-Bencana Alam
Ribuan pelajar dari tujuh sekolah di Kompleks Pelajar Tijue (Kopelti) Pidie, Senin (24/9/2018), mengikuti simulasi penanganan pascabencana alam.
Penulis: Idris Ismail | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ribuan pelajar dari tujuh sekolah di Kompleks Pelajar Tijue (Kopelti) Pidie, Senin (24/9/2018), mengikuti simulasi penanganan pascabencana alam seperti gempa, tsunami, dan kebakaran, di lapangan sepak bola Kopelti.
Kegiatan ini dilaksanakan Yayasan Khadam Indonesia (YKI) bersama Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Pendidikan Pidie dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pidie.
Ketua YKI, Faisal Ilyas kepada Serambinews.com, Senin (24/9/2018) mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mendorong komitmen untuk melakukan upaya kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas sekolah, melalui pembuatan jalur evakuasi, aturan penanggulangan bencana sekolah, evakuasi mandiri, dan memastikan integrasi ke dalam kurikulum.
Pantai Ujong Batee Telan Nyawa, Pria Aceh Besar Tewas, Remaja Bener Meriah belum Ditemukan
Polres Pidie Serahkan Barang Bukti 331 Sak Beras dan Tiga Tersangka, Terkait Kasus Bantuan Bencana
Kepala Disdik Aceh, Syaridin MPd dalam amanat singkat mengatakan, program pendidikan pengurangan risiko bencana di provinsi Aceh atau di sekolah-sekolah mulai siterapakan guna memberikan satu pemahaman kepada siswa dalam menghadapi dalam segala bentuk bencana alam.
"Tujuan program ini adalah sama yaitu untuk menyelamatkan jiwa peserta didik dan tenaga pengajar (Guru) terutama ancaman bencana," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/simulasi-bencana-alam_20180924_121011.jpg)