Kisah Pak Eko Terjadi di Jatim, Bermula dari Genangan Air Cucian hingga Cacian

Selama bertahun-tahun, Siti dan keluarganya menempati bangunan tempat tinggal yang berdiri di atas tanah pemberian orangtuanya.

Kisah Pak Eko Terjadi di Jatim, Bermula dari Genangan Air Cucian hingga Cacian
(KOMPAS.com/Moh. Syafii)
Siti Khotijah, warga Desa Sudimoro, Megaluh, Jombang, Jawa Timur, saat keluar dari rumah melalui celah antara rumah kerabatnya dengan tembok yang dibangun tetangganya 

Rumah yang mereka tempati menghadap ke arah utara. Siti bersama suaminya akhirnya membangun rumah sendiri, tepat di belakang kediaman Sri Utami.

Baca: Raja Salman Resmikan Kereta Api Cepat yang Menghubungkan Mekkah dan Madinah

Rumah Siti menghadap ke arah barat dan di depan rumahnya terdapat lahan kosong yang kini berdiri tembok.

Karena tak ada titik temu dan tembok di depan rumah Siti tidak dibongkar, Eko, suami Sri Utami, terpaksa menjebol tembok dapur rumahnya untuk memberikan akses jalan kepada adiknya agar bisa keluar masuk rumah secara layak.

Akhirnya, Siti bisa keluar masuk rumahnya melalui dapur rumah milik kakaknya.

"Sekarang kalau keluar, lewat jalan di dapur rumah kakak saya," ungkap Siti.

Mediasi Sekretaris Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Choliq mengatakan, upaya mediasi antar kedua belah pihak sebenarnya sudah dilakukan.

Namun, upaya ini berakhir buntu.

"Langkah mediasi sudah dilakukan tapi tidak ada hasil. Sebenarnya dari desa itu sudah menyarankan jangan (ditembok)," ungkapnya.

Menurut Choliq, konflik antar-tetangga itu salah satunya terkait dengan klaim kepemilikan lahan.

Siti menyebut tanah di depan rumahnya adalah milik keluarganya.

Baca: Fadli Zon Ancam Polisikan Balik, Politisi PSI Mengaku Siap

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved