Diperjualbelikan di Pasar Seperti Ternak, Kisah Para Perempuan yang Dijadikan Budak Seks ISIS

Waheda katanya berhasil menarik perhatian dari tetangganya, seorang pejuang perempuan Tunisia yang datang secara sukarela ke Irak.

Diperjualbelikan di Pasar Seperti Ternak, Kisah Para Perempuan yang Dijadikan Budak Seks ISIS
Moh Habib Asyhad
Farida, salah satu perempuan Yazidi yang dijadikan budak seks ISIS di Mosul 

Ia adalah satu dari dua budak seks ISIS yang berani melarikan diri dan berbicara tentang penderitaan yang dialami selama di Mosul.

Baca: Kongres PSSI Nagan Raya akan Berlangsung 20 Oktober 2018, Ini Tahapannya

Perempuan lainnya, Waheda Musa, juga pernah disandera di Mosul. Ia dan anaknya, Matu, menjadi tawanan ISIS kurang lebih selama 2,5 tahun.

Setelah berada dalam kengerian yang tak terbayangkan, mereka berhasil melarikan diri wilayah ISIS menuju kota asalnya.

Namun, Matu juga mengalami trauma berat karena sempat hendak dijadikan sebagai calon pengebom bunuh diri. Dia pernah menjalani pelatihan untuk peran tersebut.

“Mereka menyiksa anak saya, melatihnya untuk menggunakan senjata dan sebagai hukumannya, ia disekap di kadang,” cerita Waheda kepada wartawan.

Mereka berdua adalah warga Yazidi, sebuah komunitas agama di kalangan etnis Kurdi, yang menggabungkan aspek keyakinan Islam, Kristen, Yahudi, dan Zoroastrianisme.

Karena itu, mereka dilihat sebagai bidaah di mata pejuang radikal ISIS, yang merasa layak untuk membunuh, menangkap, dan memperbudak kaum Yazidi.

Waheda tinggal di sebuah kota dekat Sinjar, Ninive, Irak utara ketika ia ditangkap dengan anaknya pada tahun 2014.

Semua pria di kota itu dibunuh, perempuan dan anak-anak diculik.

Perempuan muda dan cantik dijadikan budak seks, yang tua dibunuh, dan anak laki-laki dijadikan tameng di medan perang atau dijadikan pengebom bunuh diri.

Baca: Tanggul Tualang Sembilar di Aceh Tenggara Jebol, Ribuan Hektare Lahan Jagung Terancam Gagal Panen

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved