Pria Cacat Leher di Simpang BPKP Disuruh Mengemis oleh Keluarga, Joki Lebih Banyak Dapat Bagian
Pengakuan itu langsung kami dengar langsung dari orang tua Nazar, pada saat Nazar kami antar ke kampung halamannya
Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bagi anda yang pernah melintas di kawasan Simpang BPKP, Banda Aceh, pasti ingat dengan seorang pengemis yang mengalami cacat fisik akibat gangguan syaraf leher belakang yang dideritanya.
Pria bernama Nazaruddin, berumur sekitar 23 tahun itu, sengaja dieksploitasi dan diduga dipaksa jadi pengemis oleh orang tuanya yang menetap di salah satu gampong di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie.
Fakta mengejutkan itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Kota Banda Aceh, Drs Muzakir didampingi Kabid Rehabilitasi, TM Syukri SSos MAP, kepada Prohaba, Senin (22/10/2018).
Baca: Ambil Uang Rp115 Juta di Bank, Video Pengemis Ini Viral, Pihak Keluarga Beri Klarifikasi
Baca: Kisah Ibu Para Anak Yatim Piatu, Perempuan Pengemis yang Mengurus 1.400 Anak Telantar
Baca: Siap Hadapi Floyd Mayweather Jr, Khabib Nurmagomedov Dikabarkan Minta Bantuan Mike Tyson
"Pengakuan itu langsung kami dengar langsung dari orang tua Nazar, pada saat Nazar kami antar ke kampung halamannya di Kecamatan Delima Pidie, setelah terjaring razia," kata TM Syukri.
Ia menjelaskan pada saat Nazar terjaring razia penertiban yang dilakukan bersama tim gabungan dari Satpol PP dan Polresta Banda Aceh, kemudian Nazar diantar ke kampung halamannya di Delima Pidie.
Pihaknya mendapatkan keterangan kalau selama ini Nazar memang sengaja disuruh mengemis oleh keluarganya.
Baca: Belasan Gepeng Terjaring Razia di Banda Aceh, Mereka akan Dibina di Sini
Baca: Paksa 19 Anaknya Jadi Pengemis, Pasangan Suami Istri Dipenjara 15 Bulan
Baca: Haji Uma Minta Dinas Bina Marga Aceh Perbaiki Kerusakan di Jalan Pengubung KKA
Lalu, menurut orang tua Nazar, lanjut TM Syukri, pemuda malang itu sengaja disuruh mengemis di Banda Aceh dengan dibantu sejumlah joki atau orang-orang yang berbeda untuk membawa Nazar mengemis di Simpang BPKP.
Lalu dari hasil mengemis, lebih banyak diperoleh oleh Joki.
Fakta lainnya yang diperoleh dari pihak keluarga, Nazar, anak cacat ini juga sengaja ditempatkan mengemis setiap hari di Simpang BPKP dengan ditemani joki yang sering bergonta-ganti.
Baca: Meski Ilegal, Para Pengemis Dubai Bisa Dapat Rp1 Miliar Sebulan dengan Cara Ini
Baca: VIDEO: Satpol PP Banda Aceh Amankan Puluhan Pengemis dan Anak Jalanan
Baca: Pengemis di Banda Aceh Ini, Isi Dompetnya Uang Ringgit
Kemudian untuk mempermudah menjangkau lokasi, orang tuanya menyewa sebuah rumah di satu gampong di Kecamatan Banda Raya serta berlangganan sebuah becak penumpang, agar bisa mengantar Nazar ke Simpang BPKP setiap hari.
"Ini kenyataan yang miris. Kami juga sempat memberikan peringatan pada keluarga bahwa tindakan yang dilakukan itu salah dan bisa dipidanakan. Lalu, sebagai alasan mereka mengungkapkan Nazar disuruh mengemis untuk keperluannya juga, sebagai biaya operasi di Malaysia sebesar Rp 15 juta. Tapi, dibalik benar atau tidaknya itu kita tidak pernah tahu," ujar TM Syukri.
Namun, hakikatnya apa yang dilakukan pihak keluarga itu salah dengan 'memanfaatkan' kekurangan Nazar yang cacat fisik akibat gangguan urat syaraf leher belakang.
Baca: Terungkap dari Hasil Razia, Banyak Pengemis Aceh Utara Beraktivitas di Lhokseumawe
Baca: 33 Anak Jalanan, Waria, dan Pengemis Diamankan di Banda Aceh, Begini Tindakan Wali Kota
Baca: Perkerjakan Anak Sebagai Pengemis, Polisi Abdya Amankan Empat Warga Aceh Timur
Karena dari pengakuan keluarga, uang yang diperoleh Nazar selama ini dari mengemis juga digunakan untuk kepentingan keluarganya di Delima Pidie.
"Kami mengindikasikan uang yang dicari oleh Nazar selama ini dari mengemis dengan dalih untuk keperluan operasinya hanya modus dan bentuk 'pembelaan' semata. Meski demikian, kami tetap mengarahkan keluarga membuat surat keterangan tidak mampu dan ditujukan ke Dinsos Pidie untuk membantu memfasilitasi biaya pengobatan Nazar, kalau hal itu benar," ungkap TM Syukri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pria-mengemis-di-simpang-bpkp-banda-aceh_20181023_192644.jpg)