OTT KPK di Aceh

Bersaksi di Sidang Ahmadi, Irwandi Yusuf Bilang Aceh Maraton Respons terhadap Saran Presiden Jokowi

Sejak ditangkap KPK pada 3 Juli 2018, Irwandi mengatakan, baru ketemu dengan Ahmadi pada satu kesempatan shalat Jumat di Masjid Guntur

Bersaksi di Sidang Ahmadi, Irwandi Yusuf Bilang Aceh Maraton Respons terhadap Saran Presiden Jokowi
DOK SERAMBINEWS.COM
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf 

Laporan Fikar W.Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Irwandi Yusuf mengatakan, kegiatan Aceh Maraton sebagai respons terhadap saran Presiden Joko Widodo, untuk menyelenggarakan kegiatan besar di Aceh, sehingga Aceh menarik bagi investor luar.

"Aceh Maraton adalah salah satu kegiatan dalam rangka mempromosikan Aceh sebagai daerah yang terbuka. Itu adalah kegiatan internasional pertama ketika saya jadi gubernur," kata Irwandi saat memberi keterangan sebagai saksi di persidangan kasus suap dengan terdakwa Bupati Bener Meriah, Ahmadi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/10/2018).

(Pemerintah Aceh Pasti Sulit Jelaskan Soal Aceh Marathon)

(Steffy Pertanyakan Kejelasan Aceh Marathon)

Sejak ditangkap KPK pada 3 Juli 2018, Irwandi mengatakan, baru ketemu dengan Ahmadi pada satu kesempatan shalat Jumat di Masjid Guntur, masjid yang berada di rumah tahanan Guntur.

"Kami shalat Jumat bersama. Di Aceh kami tak ketemu shalat Jumat. Ketemunya di Masjid Guntur," kata Irwandi Yusuf.

Irwandi mengatakan, awalnya ia tidak mengetahui dalam kasus apa ia ditangkap KPK. Belakangan saya barubtahu setelah diperiksa penyidik KPK.

"Tapi saya katakan, saya tidak ada kaitannya dengan proyek Bener Meriah," katanya.

"Saya tidak terlibat dengan proyek Bener Meriah. Saya tidak tahu apa kaitannya dengan saya," lanjut Irwandi.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved