Techno

WhatsApp akan Beriklan, Ini Tarif Bagi Pemasang

"Kami akan menempatkan iklan di (tab) status," ungkap Daniels, sebagiamana KompasTekno lansir dari Trusted Reviews, Kamis (1/11/2018

WhatsApp akan Beriklan, Ini Tarif Bagi Pemasang
shutterstock
Logo WhatsApp di iPhone 

Iklan akan muncul saat pengguna menggulir Stories, atau fitur Status kalau di WhatsApp.

Kabar soal monetisasi WhatsApp sudah lama tersiar.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg disinyalir sudah lama menginginkan skema bisnis ini berlaku, bahkan sebelum diakuisisi pada 2014.

Coba Cek Apakah Facebook Anda Termasuk atau Tidak dari 50 Juta Akun yang Diretas

Itikad ini pula yang diakui pendiri WhatsApp, Brian Acton sbeagai salah stau alasan dirinya hengkang dari WhatsApp 2017 lalu.

Empat tahun setelah diakuisisi Facebook dengan nilai 19 miliar dollar AS, WhatsApp kini memiliki 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia, mendekati total pengguna Facebook sebesar 2,3 miliar.

Pemerintah Aceh Naikkan Upah Minimum Tahun 2019

Jumlah pengguna sebesar itu cukup meyakinkan bagi para pengiklan untuk mempromosikan produknya.

Selain mencari uang lewat iklan, WhatsApp juga mulai masuk ke area bisnis dengan menawarkan layanan berbayar WhatsApp Business, agar pelaku usaha untuk bisa langsung menghubungi pelanggan via pesan teks.

Perusahaan manapun yang menggunakan layanan ini akan dipungut biaya antara setengah sen (0,005 dollar AS atau sekitar Rp 76) hingga sembilan sen (0,09 dollar AS atau sekitar Rp 1.366) untuk setiap pesan yang dikirim ke konsumen potensial, tergantung negara.

Awal tahun lalu, WhatsApp mengonfirmasi bahwa 100 perusahaan telah menguji coba fitur ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WhatsApp Benar-benar Akan Dijejali Iklan"

Editor: Mursal Ismail
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved