Banjir Terjang Pidie, Aktivitas Belajar Mengajar Sepuluh Madrasah Diliburkan
Air yang menerobos ke madrasah akibat luapan Sungai Tiro menyusul hujan yang mengguyur Pidie, Jumat (16/11/2018) malam.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEW.COM, SIGLI - Aktivitas belajar-mengajar di sejumlah madrasah di jajaran Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie, Sabtu (17/11/2018) ditiadakan akibat banjir masih menggenangi ruang belajar.
Baca: Live Streaming Timnas Thailand Vs Indonesia Piala AFF 2018 Pukul 18.30 WIB, Langsung di RCTI
Air yang menerobos ke madrasah akibat luapan Sungai Tiro menyusul hujan yang mengguyur Pidie, Jumat (16/11/2018) malam.
Baca: Tanggapi Video Dirinya Menyanyi Lagu Mengapa Dijadikan Meme, Begini Reaksi Mahfud MD
Kepala MIN Kembang Tanjong 1, Samidan SPd kepada Serambinews.com, Sabtu (17/11/2018) mengatakan, aktivitas belajar di MIN Kembang Tanjong diliburkan karena air setinggi tumit orang dewasa menggenangi ruang belajar.
"Kami belum mengetahui proses belajar mengajar aktif kembali di MIN Kembang Tanjong 1," katanya.
Baca: Tes CPNS Pijay Berakhir, Hanya 25 Peserta yang Berhasil Capai Passing Grade
Kepala Kankemenag Pidie Fadli SAg kepada Serambinews.com Sabtu (17/11/2018) mengatakan tercatat ada sepuluh madrasah yang diliburkan aktivitas belajar mengajarnya.
Baca: Dua Desa dan Satu Sekolah MIN di Pidie Terendam Banjir
Yakni, MIN Kembang Tanjong, MTsN Kembang Tanjong, MAN Kembang Tanjong. Lalu, MIN Teupin Raya, MIN Sakti, MIN Gampong Asan, MAN Sakti, MIN Tiba, MTsN Teupin Raya dan MTsS Lampoh Sawo.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ruang-kelas-tergenang-air.jpg)