Peneliti Ungkap Adanya Potensi Tsunami di Selat Sunda hingga Setinggi 57 Meter

Tak banyak yang tahu jika ternyata potensi tsunami di Selat Sunda ini sudah menjadi konsumsi akademis sejumlah ilmuwan dan peneliti Indonesia.

Editor: Amirullah
Pinterest
Peneliti Ungkap Adanya Potensi Tsunami Hingga 57 Meter di Selat Sunda 

Namun, angka 9 SR ini masih belum bisa dipastikan.

Baca: Sebaiknya 7 Barang Pribadi Ini Jangan Dipakai Bergantian dengan Orang Lain, Bisa Sebarkan Bakteri

Baca: Tips Membersihkan Noda di Baju: Bekas Keringat di Ketiak pun Tuntas

BPPT menyebut angka 9 SR ini merupakan skenario terburuk dari hasil kajian yang telah dilakukan BPPT.

Kajian tentang ancaman tsunami di Selat Sunda ini juga pernah dipaparkan kepada BMKG pada bulan April 2018 lalu dengan tujuan antisipasi dan mitigasi bencana.

Saat itu, BPPT menjadi narasumber dalam sebuah seminar yang diadakan oleh BMKG.

Pihak BPPT juga menegaskan bahwa kajian ini hanya berupa potensi dan bukan prediksi.

Artinya, kajian tersebut dibuat guna mempersiapkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Karena potensi dan prediksi sendiri adalah dua kata yang jauh berbeda.

Menurut Widjo Kogko, potensi gempa dan tsunami besar ini bisa terjadi karena adanya energi yang tersimpan di tiga lempeng megathrust.

Ketiga lempeng tersebut setiap tahunnya terus bergeser 6 sampai 7 centimeter.

"Kita ada tiga lempeng utama yang saling berjalan.

Baca: Anak orang Kaya di Jepang Yuuka Watanabe Ditangkap Polisi terkait Kasus Pemerkosaan

Baca: Ini Kerugian yang Anda Dapat Kalau Tak Buru-buru Blokir STNK Usai Jual Kendaraan

Dari Australia ada lempeng yang menyodok ke Utara dan ini kan terus-menerus setiap tahun 6 sampai 7 cm, katakanlah begitu, dan tentu ini ada energi yang tersimpan dan tentu saja setiap saat bisa saja energi ini lepas dan kemudian menyebabkan gempa bumi yang cukup besar dan tentu diiringi dengan tsunami kalau itu terjadi di lautan," papar Widjo Kongko.

Kemungkinan atau potensi tersebut tidak hanya terjadi di wilayah yang disebutkan namun bisa terjadi di beberapa wilayah lainnya di Indonesia.

Mengingat ada banyak wilayah di Indonesia yang menjadi titik temu lempeng selain dari tiga lempeng yang telah disebutkan sebelumnya.

Widjo Kongko juga mengingatkan masyarakat agar tidak resah dengan hasil kajian berupa potensi tsunami yang ia ungkapkan.

Karena ke depannya, kajian ini akan menjadi perencanaan awal untuk dilakukannya upaya penyelamatan jika terjadi gempa dan tsunami besar di kemudian hari. (*)

Artikel ini telah tayang di gridhot.id dengan judul Peneliti Sebut Potensi Tsunami di Selat Sunda hingga Setinggi 57 Meter

Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved