Sabtu, 9 Mei 2026

Asal-muasal Tradisi Memasang Gembok Cinta di Serbia, Ada Kisah Pilu Dibaliknya

Melihat kepergian kekasihnya ke medan perang, Nada pun bersedih, tetapi ia yakin Relja akan selamat dan melanjutkan hidup bersamanya.

Tayang:
Editor: Fatimah
newsweek.com
Gembok cinta atau love locks di Pont des Arts, Paris, Perancis. 

SERAMBINEWS.COM - Traveler pasti tak asing lagi dengan spot wisata yang dipenuhi gembok cinta.

Spot wisata yang digelantungi ratusan, atau bahkan ribuan gembok tersebut bisa berupa jembatan, menara, atau bahkan tepi jurang.

Seperti Jembatan Ponte Milvio di Roma, Italia, Menara Namsan Seoul di Korea Selatan, Gunung Huangshan di China, Jembatan Pont des Arts, Paris, Prancis, dan lainnya.

Baca: Maskapai Asal Portugis Hi Fly Terapkan Penerbangan Bebas Plastik Selama Libur Akhir Pekan

Pasangan dari berbagai penjuru dunia memasangkan gembok di spot-spot tersebut dengan harapan cinta mereka akan terkunci abadi.

Romantis bukan?

Namun tahukah traveler, asal muasal tradisi memasangkan gembok ini memiliki kisah yang memilukan?

Tradisi ini dimulai di sebuah kota kecil di Serbia bernama Vrnjačka Banja pada 1914.

Baca: Satpam Ini Gagalkan Aksi Curanmor di Kampus Politeknik, Begini Kisah Ridho Tangkap Pencuri

Dikutip TribunTravel.com dari laman The Culture Trip, saat itu Eropa sedang mengalami pertempuran sengit dan intens.

Sehingga, banyak pemuda yang dihadapkan dengan perintah untuk dikirim berperang tanpa ada kepastian mereka bisa kembali ke tempat asalnya dengan selamat.

Satu dari pemuda tersebut adalah seorang prajurit dengan nama Relja.

Baca: KPK Sita Satu Mobil CRV di Rumah Tersangka Korupsi Proyek SPAM PUPR, Juga ada Valas

Seperti sebagian besar pemuda lainnya, Relja sebenarnya tidak bersedia untuk pergi berperang.

Alasannya adalah cinta, kekasih Relja bernama Nada.

Seperti pasangan kekasih pada umumnya, Relja dan Nada tidak dapat dipisahkan.

Keduanya saling mencintai dan bahkan telah bertunangan.

Baca: Skandal Dugaan Pemerkosaan Staf Kerjanya, Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Mengundurkan Diri

Namun, takdir dan hidup ternyata begitu kejam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved