Bus Sanura dan Empat Kendaraan Lainnya Ditarik ke Mapolres Bireuen

Bus tersebut setelah tabrakan berhenti di kawasan Meureudu dijemput anggota Satlantas Polres Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Bus scania CV Sanura sudah diparkir di halaman Mapolres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bus Scanis CV Sanura BL 7368 AA bersama  motor merek Sumo yang terlibat tabrakan di Samalanga, Bireuen dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia sudah ditarik ke Mapolres Bireuen, Senin (31/12/2018) siang.

Bus tersebut setelah tabrakan berhenti di kawasan Meureudu dijemput anggota Satlantas Polres Bireuen.

Baca: Tabrakan Lagi di Bireuen, Satu Orang Meninggal Dunia

“Bus Scania, becak Sumo serta satu sepeda motor yang rusak dibawa dengan beca juga dibawa ke Polres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut,” kata Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Teuku Heri Hermawan SH SIK.

Kanit Laka Aiptu Zulkarnain kepada Serambinews.com mengatakan, bus bersama becak serta satu sepeda motor yang ada di atas becak saat tabrakan sudah ke Polres.

Selain itu, katanya minibus Toyota Avanza BK 1880 AD serta sepeda motor Vario BL 4057 ZQ yang terlibat tabrakan di Pulo Lawang, Peudada dan menyebabkan satu orang meninggal dunia juga sudah diamankan ke Polres Bireuen.

Baca: Ustadz Abdul Somad Jadi Saksi Nikah dan Beri Tausiah Nikah Sahabatnya di Bireuen

 Selain itu, sopir bus, sopir Avanza juga sudah diamankan ke Polres Bireuen untuk dimintai keterangan menyangkut tabrakan yang terjadi di masing-masing lokasi dengan kendaraan mereka.

“Ada lima kendaraan dibawa ke Polres Bireuen untuk dua kasus tabrakan yang terjadi di Bireuen," ujar Aiptu Zulkarnain.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved