Breaking News:

Kutub Magnet Bumi Bergeser Timbulkan Kekhawatiran Para Ilmuwan

Salah satu yang paling membuat khawatir adalah kemungkinan untuk merevisi arah utara dan selatan yang selama ini kita ketahui.

(National Centers for Environmental Information)
Ilustrasi pergerakan kutub magnetik utara selama 50 tahun terakhir. 

"Kecuali untuk pengukuran-pengukuran yang membutuhkan akurasi sangat tinggi, maka kompas magnetik masih bisa digunakan di Indonesia tanpa membutuhkan banyak koreksi," tegasnya.

Meski begitu, Marufin juga menegaskan, sebelum mengoreksi arah dengan kompas magnetik kita perlu tahu terlebih dahulu cara kerjanya.

Baca: Di Indonesia Dikritik Warganet, Budaya Beres Bekas Makanan Sendiri Lumrah di Luar Negeri

"Harus diingat bahwa dalam pengukuran yang presisi, penggunaan kompas magnetik guna menentukan arah sangat bergantung pada dua parameter, yaitu deklinasi magnetik tahunan (yang sifatnya stabil) dan gangguan terhadap geomagnet akibat pengaruh dari luar (yang sifatnya temporer) seperti badai Matahari," tutur Marufin.

Berbeda dengan yang terjadi di Indonesia, kawasan wilayah subtropis harus mempertimbangkan koreksi arah ini.

"Jika kompas digunakan di kawasan subtropis apalagi mendekati kawasan lingkar kutub, pergeseran kutub-kutub geomagnet per tahun harus sangat diperhitungkan dalam penentuan arah," ujarnya.

Baca: Pemerintah Desa Cot Rabo Tunong Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis untuk Warganya

Baca: Gantikan Pekerjaan Ayahnya yang Sakit, Rino Sasaki Jalani Pekerjaan Sebagai Supir Truk

"Harus diingat bahwa dalam pengukuran yang presisi, penggunaan kompas magnetik guna menentukan arah sangat bergantung pada dua parameter, yaitu deklinasi magnetik tahunan (yang sifatnya stabil) dan gangguan terhadap geomagnet akibat pengaruh dari luar (yang sifatnya temporer) seperti badai Matahari," tutur Marufin.

Baca: Jalan Eks KKA Tertimbun Longsor, Kendaraan Masih Bisa Melintas

Berbeda dengan yang terjadi di Indonesia, kawasan wilayah subtropis harus mempertimbangkan koreksi arah ini.

"Jika kompas digunakan di kawasan subtropis apalagi mendekati kawasan lingkar kutub, pergeseran kutub-kutub geomagnet per tahun harus sangat diperhitungkan dalam penentuan arah," ujarnya.

"Karena pada umumnya nilai deklinasi magnetiknya (wilayah subtropis) besar," imbuhnya.

Pergeseran Kutub Magnet

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved