Presiden ILC Karni Ilyas Protes saat Nusron Wahid Sebut Terkait Potret Hukum, Ini Namanya Suudzon

Presiden Indonesia Lawyers Club Karni Ilyas layangkan protes pada pernyataan Politisi Partai Golkar Nusron Wahid terkait potret hukum di Indonesia

Presiden ILC Karni Ilyas Protes saat Nusron Wahid Sebut Terkait Potret Hukum, Ini Namanya Suudzon
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Karni Ilyas 

"Ini bukan Suudzon, Pak Karni yang mulai tadi," balas Nusron.

Ia pun menyampaikan kembali pendapatnya.

"Praktik hukum kita bukan tajam ke bawah, bukan tajam ke sebelah, bukan tajam ke kanan, bukan tajam ke kiri, tapi tajam ke mana-mana. Saking tajamnya, kadang-kadang ini nabrak semua pihak, nabrak salah arah, dan sebagainya, saking tajamnya," tegas Nusron.

Nusron pun menegaskan bahwa praktik hukum di Indonesia tidak mengenal oposisi maupun petahana.

Nusron lantas menyampaikan sejumlah contoh kasus yang sama dengan yang terjadi pada keempat orang yang telah disebutkannya tadi.

Ia mencontohkannya dengan orang-orang yang terjerat hukum sama, namun merupakan pendukung dari kubu petahana.

"Ada seorang tokoh NU di Kendal, Kiai Nur Aziz dan Sutrisno Rusmin, dihukum 8 tahun, pendukung 01, saya kenal Kiai ini dan ikut membela, tidak ada yang sebut kriminalisasi, politisasi," papar Nusron.

"Jadi, hukum ini tidak melihat bahwa dia bukan instrumen kekuasaan, tidak melihat bahwa hukum ini tidak melihat bahwa dia bukan instrumen politik, tapi hukum ini adalah peristiwa negara," tegasnya.

Nusron juga memberikan sejumlah contoh lainnya untuk membuktikan ucapannya itu.

"Jadi jangan-jangan ini angan-angan fiksinya pak Karni Ilyas membangun narasi ini? Seakan-akan case ini adalah bagian daripada narasi kekuasaan untuk membungkam oposisi, enggak ada untungnya," kata Nusron kemudian.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved