Prabowo Jumatan di Masjid Kauman, Mobilnya Jadi Objek Selfie Emak-emak
Tak hanya wanita, relawan lelaki juga banyak yang berfoto di depan mobil bernopol B 2829 SKA tersebut.
Berdasarkan data dari Yayasan Masjid Agung Kauman Semarang, khatib hari ini di Masjid Kauman adalah Dr H Abdul Hakim, Imam adalah KH Ahmad Naqib Noor Alhafidz.
Usai salat Jumat, Prabowo menuju Hotel Gumaya untuk istirahat kemudian akan melakukan pidato kebangsaan di Hotel Po atau Paragon Mall.
Baca: Salat Jumat di Masjid Agung Kauman, Prabowo Pilih Masuk Lewat Pintu Samping
Keberatan
Kedatangan Capres Nomor Urut 02 ke Masjid Kauman menyedot perhatian karena sebelumnya sempat adanya keberatan dari pihak Takmir masjid setempat.
Keberatan itu disampaikan langsung oleh Ketua Masjid Agung Semarang atau biasa disebut Masjid Kauman, KH Hanief Ismail.
Secara khusus KH Hanief mengontak mantan Komisioner Panwaslu Semarang Mohamad Ichwan menulis keberatannya itu.
Dia juga meminta agar diberitahukan kepada Bawaslu Kota Semarang untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Menurut Kiai Hanief, jumatan yang akan diadakan oleh Prabowo itu perbuatan memolitisasi ibadah shalat jumat sekaligus memakai masjid untuk kepentingan politik.
Baca: Polisi Bekuk Dua Pelaku Kriminal Bersenjata di Aceh Timur, Sita Satu AK 56 dan Sejumlah Barang Lain
“Kami para nadlir atau takmir Masjid Kauman merasa keberatan dengan rencana jumatan Prabowo tersebut. Tolong sampaikan ke Bawaslu agar mengambil tindakan yang perlu sesuai aturan hukum," tutur Kiai Hanief yang juga Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang dalam keterangan pers kepada Tribunjateng.com, Kamis (14/2/2019).
Lebih lanjut Kiai Hanief menjelaskan, pihaknya tidak pernah mendapat surat pemberitahuan dari tim kampanye Prabowo-Sandi maupun dari partai pengusung pasangan capres-cawapres tersebut.
Maka peristiwa akan digelarnya shalat jumat oleh Prabowo dan pendukungnya di Masjid Kauman tidak melibatkan Nadlir atau Takmir Masjid.
Secara resmi maupun secara informal, pihak takmir tidak pernah menyetujui atau memberi izin.
“Kami tidak pernah memperoleh surat apa pun dari pihak Pak Prabowo atau partai pengusungnya. Jadi kami tidak terlibat dengan rencana adanya shalat jumat capres tersebut,” tandasnya.
Baca: Rocky Gerung Sebut Ada Jurnalis Senior yang Larang Tonton ILC, Bagaimana Reaksi Karni Ilyas?
Kiai Hanief menambahkan, pada prinsipnya Takmir Masjid Kauman mempersilakan siapa pun untuk shalat di masjid tersebut.
Pihak takmir membuka lebar-lebar siapa pun muslim untuk beribadah, termasuk shalat jumat.
Namun, pihak takmir keberatan apabila peristiwa shalat itu dipolitisasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/selfie-di-mobil-prabowo.jpg)