Pemuda asal Bireuen yang Meninggal di Malaysia akan Dipulangkan, Haji Uma Bantu 1.000 Ringgit

Jenazah Hardiansyah (22) pemuda asal Juli Kabupaten Bireuen direncanakan akan dipulangkan dari Penang-Malaysia ke Aceh

Pemuda asal Bireuen yang Meninggal di Malaysia akan Dipulangkan, Haji Uma Bantu 1.000 Ringgit
FOR SERAMBINEWS.COM
Jenazah Hardiansyah asal Bireuen, Aceh ditemukan pada Kamis (28/3/2019) pukul 15.30 Waktu Malaysia oleh Tim Search And Rescue (SAR) Negeri Penang dalam kondisi sudah meninggal setelah bekerja keras mencarinya 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Jenazah Hardiansyah (22) pemuda asal Juli Kabupaten Bireuen direncanakan akan dipulangkan dari Penang-Malaysia ke Aceh pada Jumat (29/3/2019) siang.

Pihak keluarga sudah mendapatkan uang 5.000 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 20 juta untuk biaya pemulangan dengan menggunakan pesawat dari Malaysia ke Medan.

Selanjutnya dari Medan ke Bireuen akan menggunakan transportasi darat dengan menggunakan ambulance.

Baca: Warga Asal Bireuen Aceh Tenggelam Saat Memancing di Sekitar Jembatan Penang Malaysia

Dana tersebut diperoleh pihak keluarga dengan mengutang pada warga Melayu di Malaysia 4.000 RM dan sisanya, 1.000 RM bantuan pribadi H Sudirman alias Haji Uma anggota DPD RI asal Aceh.

Jenazah Hardi ditemukan pada Kamis (28/3/2019) pukul 15.30 Waktu Malaysia oleh Tim Search And Rescue (SAR) Negeri Penang dalam kondisi sudah meninggal setelah bekerja keras mencarinya.

Pria tersebut dilaporkan hilang saat memancing di sekitar jembatan Pulau Pinang (Penang) , Malaysia sehari sebelumnya.

Haji Uma terus memantau proses pemulangan TKI Aceh tersebut supaya tidak terkendala.

Baca: Pemuda asal Bireuen yang Tenggelam saat Memancing di Penang Malaysia Ditemukan

“Kita terus berkomunikasi dengan warga Aceh di Malaysia dan dengan pihak keluarga korban sebelum dan sesudah ditemukan jenazah Hardi. Ini kita lakukan untuk memastikan agar jenazah, yang sudah ditemukan dapat segera dibawa pulang ke kampung halamannya,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com.

“Informasi terakhir yang kita peroleh, pihak keluarga berhutang 4.000 Ringgit Malaysia kepada warga Malaysia untuk biaya pemulangan jenazah Hardi. Sedangkan sisanya, 1.000 RM kita bantu dengan dana pribadi, sehingga tak terkendala lagi dengan biaya,” ujar Haji Uma.

Baca: Kapolres Langsa Tanya Mengapa Tega Bunuh Anak Sendiri? Ibunya Menetes Air Mata dan Menyesalinya

Dari komunikasi dengan pihak keluarga kata Haji Uma, jenazah Hardi direncanakan akan diterbangkan Jumat (29/3/2019) siang dari Penang Malaysia menuju Bandara Internasional Kuala Namu (KNO) Medan.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi, sehingga jenazah besok sudah tiba di Aceh,” harap Haji Uma.

Anggota Komite II DPD RI tersebut juga berharap supaya pihak keluarga tabah menghadapi cobaan tersebut.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved