DPRK Abes Gandeng ‘Eumpang Breuh’

DPRK Aceh Besar (Abes) mempromosikan berbagai pembangunan infrastruktur, pariwisata, dan ekonomi kreatif

DPRK Abes Gandeng ‘Eumpang Breuh’
SERAMBI/BUDI FATRIA
MANAJER Percetakan Komersial Serambi Indonesia, Firdaus Darwis menyerahkan cover film komedi "Basajan" kepada Produser Eumpang Breueh (EB), Din Kramik didampingi Sutradara, Ayah Doe dan kru Eumpang Breueh, Adun Jelas, Rohit, dan M Isa (Vokalis The Prak Band), Kamis (4/4). 

* Promosikan Pembangunan Melalui Film Basajan

BANDA ACEH - DPRK Aceh Besar (Abes) mempromosikan berbagai pembangunan infrastruktur, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang sudah dilakukan selama ini di Aceh Besar melalui film dokumenter bergenre komedi berjudul ‘Basajan’.

Film berdurasi lebih kurang satu jam ini melibatkan sejumlah bintang ‘Eumpang Breuh’ yang tak asing lagi bagi masyarakat Aceh, seperti Haji Uma, Bang Him, Aduen Jelas, Bang Prak, Rohid, Riana, Sadli, Meutro, dan didukung penampilan dari Duta Wisata Aceh 2018, Elzira Fellicia, serta Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman SE.

Film yang diproduksi Dhien Keramik Production dan disutradarai langsung oleh Ayah Doe ini dibuat untuk semua kalangan, yang menginformasikan tentang kesuksesan Aceh Besar dalam membangun jalan, irigasi, pengembangan ekonomi kreatif, rehab rumah duafa, serta pariwisata. Tahap pertama, sebanyak 8.000 keping VCD akan disebar secara gratis kepada masyarakat oleh Pemkab Aceh Besar.

Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman kepada Serambi, Kamis (4/4) menyampaikan, film berjudul ‘Basajan’ ini merupakan singkatan Banda Aceh, Sabang, dan Jantho yang merupakan bentuk kerja sama yang sudah dilakukan oleh tiga kabupaten/kota ini dalam bentuk pembangunan secara integrasi.

“Baik itu pembangunan infrastruktur maupun ekonomi. Hanya selama ini belum terlihat jelas, jadi kita angkatlah untuk menjadi sebuah film dengan materi apa saja yang sudah kita bantu kepada masyarakat selama ini. Antaranya, jalan usaha tani, rehab rumah duafa, membuat saluran irigasi, jembatan, jalan aspal, dan lainnya,” kata Sulaiman.

Menurutnya, pemilihan film bergenre komedi sebagai media penyampaian informasi dinilai lebih efektif, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara baik oleh masyarakat. “Nanti dari Pemkab Aceh Besar yang akan mendistribusikannya langsung. Bagi masyarakat yang ingin memperoleh VCD film Basajan dapat langsung ke Dinas Komunikasi dan Informasi Aceh Besar. Saya yakin banyak peminatnya karena pesan yang disampaikan sangat informatif,” sebutnya.

Sementara Ayah Doe yang menyutradarai film ‘Basajan’ ini mengatakan, proses syuting dilakukan selama 15 hari pada September 2018, dan akhir tahun kemarin seluruh pembuatan filmnya selesai dilakukan. Lokasi pengambilan gambarnya sendiri dilakukan di sejumlah lokasi di antaranya Samahani, Indrapuri, Krueng Raya, dan Ulee Kareng yang juga melibatkan masyarakat setempat. “Film ini sudah ditonton sebanyak 86 ribu kali setelah seminggu diunggah ke youtube,” sebutnya.

Menurut Ayah Doe, tidak ada unsur konflik dalam film ini, hanya saja lebih fokus kepada pembangunan yang sudah dilakukan di Aceh Besar yang dibungkus dengan komedi khas dari pemain, sehingga menarik untuk ditonton bersama keluarga.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved