BPMA : Hasil Eksplorasi Migas di Andaman di Andaman Dalam Waktu Dekat akan Diketahui

Eksplorasi migas yang sedang dilakukan Repsol perusahaan asal Spanyol di laut Blok Andaman kawasan lepas Pantai Aceh diprediksikan dalam waktu dekat..

BPMA : Hasil Eksplorasi Migas di Andaman di Andaman Dalam Waktu Dekat akan Diketahui
For Serambinews.com
Kantor BPMA 

BPMA : Hasil Eksplorasi Migas di Andaman di Andaman Dalam Waktu Dekat akan Diketahui

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Eksplorasi migas yang sedang dilakukan Repsol perusahaan asal Spanyol di laut Blok Andaman kawasan lepas Pantai Aceh diprediksikan dalam waktu dekat sudah menunjukkan hasilnya. Aceh juga masih memiliki potensi sangat besar di sektor minyak dan gas (migas).

Demikian antara lain disampaikan pelaksana tugas (Plt) Ketua Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA), Azhari Idris, ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Edukasi Migas bagi Mahasiswa di Aula Meurah Silu Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Senin (8/4/2019). Kegiatan itu menghadirkan pemateri Fatar Yani, Mardy Gaharu dari Zaratex NV dan Sakti Alamsyah dari Triangle Pase Inc.

Baca: Sambut HUT ke-73, Persit KCK Cab XX Dim 0103 Adakan Kegiatan Pembinaan Mental

Baca: Audiensi dengan Plt Gubernur, Ini Program Lembaga Pengembangan CSR Indonesia di Aceh

Baca: Sulaiman Abda Menangis Saat Launching Buku Sabda Rindu

“Masa depan Aceh di sektor migas sangat besar, mengingat saat ini ada 12 wilayah kerja di Aceh. Itu belum termasuk daerah yang memiliki potensi kandungan migas,” kata Azhari. Karena itu Aceh harus menyiapkan diri dari sekarang sebelum berakhirnya dana otonomi khusus (otsus) pada 2027. Meski ada berbagai wacana dengan dana tersebut, pemanfaatan sumber daya alam di sektor migas harus dioptimalkan sejak sekarang.

Deputi Operasi SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman saat mengisi kegiatan itu menyebutkan bisnis migas membutuhkan biaya tinggi, sehingga perusahaan daerah di Aceh harus membangun kemitraan dengan perusahaan nasional dan multinasional yang bermodal besar. “Beberapa perusahaan besar yang sudah mendapatkan wilayah kerja, masih minta insentif agar bisa memulai pekerjaan,” kata Fatar yang juga putra kelahiran Aceh.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved