Serba-serbi Cahaya Biru dari Ponsel Pintar dan Laptop, Dapat Menyebabkan Kerusakan pada Mata

“Cahaya biru ini tidak mungkin menimbulkan bahaya fisik pada retina,” katanya dalam sebuah artikel yang diposting oleh Harvard Medical School.

Serba-serbi Cahaya Biru dari Ponsel Pintar dan Laptop, Dapat Menyebabkan Kerusakan pada Mata
Shutterstock
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Tak bisa dipungkiri lagi, sekarang ponsel pintar sudah menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa ditinggalkan.

Sayangnya, munculnya perangkat layar sentuh itu disertai dengan meningkatnya masalah kesehatan.

Banyak yang bertanya-tanya tentang dampak potensial dari penggunaan jangka panjang dari teknologi seperti ponsel pintar, tablet, dan laptop, terutama bagaimana itu bisa merusak mata dan otak.

Baca: Facebook Habiskan US$ 22,6 Juta Untuk Keamanan Mark Zuckerberg

Beberapa orang menghubungkan cahaya biru dari perangkat tersebut dengan masalah mata, seperti kebutaan.

Apakah cahaya yang sama dari ponsel atau perangkat selular lain benar-benar merusak mata, jawabannya adalah tidak.

Memang benar bahwa cahaya biru dapat menyebabkan kerusakan tetapi hanya ketika berbagai sel dalam tubuh menjadi overexposed.

Baca: Mengharukan! Haji Uma Beri Nama dan Cium Bayi yang Sempat Jadi Jaminan Utang Ibunya di Malaysia

Perangkat elektronik, termasuk ponsel pintar, tablet, TV LCD, dan laptop memancarkan cahaya biru dalam jumlah yang tidak berbahaya bagi retina atau bagian mata lainnya.

Demikian menurut David Ramsey, seorang spesialis penyakit retina dan direktur Riset Kedokteran Mata di Rumah Sakit dan Medis Lahey Pusat, seperti dilansir dari medical daily.

“Cahaya biru ini tidak mungkin menimbulkan bahaya fisik pada retina,” katanya dalam sebuah artikel yang diposting oleh Harvard Medical School.

Baca: Panglima Laot Aceh Barat Upayakan Penyelesaian Kasus Boat yang Ditangkap Karena Melaut pada Jumat

“Konsumen elektronik tidak berbahaya bagi retina karena jumlah cahaya yang dipancarkan. Sumber cahaya biru industri itu sengaja disaring atau dilindungi untuk melindungi pengguna.”

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved