"Bantuan Finansial" Dari China Dituding Percepat Krisis Venezuela
Pompeo baru saja mengakhiri perjalanan kunjungan ke empat negara Amerika Selatan pada Minggu (14/4/2019) lalu di Cucuta
SERAMBINEWS.COM - China mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menuduh Beijing sebagai pihak yang bertanggung jawab atas krisis panjang yang dihadapi Venezuela.
China telah menjadi kreditur utama Venezuela dan telah memelihara hubungannya dengan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro, yang juga didukung Rusia.
Namun dalam pidatonya di Chile pada Jumat (12/4/2019), Pompeo menyebut "bantuan finansial" dari China untuk rezim Maduro telah mendorong negara itu lebih cepat ke dalam krisis yang berkepanjangan.
Baca: FOTO-FOTO: 1.275 Kertas Surat Suara Dibakar
Juru bicara kementerian luar negeri China, Lu Kang menyebut Pompeo telah menyampaikan fitnah dan kebohongan tentang hubungan China dengan negara-negara Amerika Latin.
Sebaliknya, Beijing menuding Washington telah bertindak seolah Venezuela merupakan "pekarangan belakang" negaranya.
"Beberapa kali politisi AS menyampaikan hal yang sama, cerita yang sama untuk menfitnah China di mata dunia, mengipasi api dan menebarkan perselisihan di mana-mana," kata Lu Kang.
"Perkataan dan perbuatan (AS) itu adalah tindakan tercela. Tetapi kebohongan adalah sebuah kebohongan, bahkan jika Anda mengucapkannya ribuan kali, hal itu tetap masih kebohongan. Tuan Pompeo, Anda bisa berhenti sekarang," tambahnya, dikutip AFP.
Baca: Warga Aceh di Malaysia Kecewa tak Bisa Memilih Capres Jagoannya, Imbas Penciutan TPS Luar Negeri
Pompeo baru saja mengakhiri perjalanan kunjungan ke empat negara Amerika Selatan pada Minggu (14/4/2019) lalu di Cucuta.
Ini sebuah kota di Kolombia yang berbatasan dengan Venezuela dan menjadi titik perlintasan bagi ribuan warga yang melarikan diri dari negara yang dilanda krisis itu.
Dalam kunjungannya, Pompeo mengulang seruan AS kepada Maduro agar sang presiden segera mundur dari jabatannya, dengan Washington dan puluhan negara lain telah mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden interim Venezuela.(*)
Baca: Ustadz Abdul Somad Difitnah Terima Rumah dari Prabowo, Sahabatnya di Aceh Ungkap Sosok UAS
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pompeo Sebut China Biang Krisis Venezuela, Beijing: Bohong Tetaplah Bohong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-venezuela-sedang-menampung-air-saat-krisis.jpg)