Dua Atlet Wushu Aceh Ikut Turnamen "Kungfu Heroes" di Malaysia
Pengurus Provinsi Wushu Aceh mengirim dua atlet untuk mengikuti turnamen internasional "Kungfu Heroes" di Johor Malaysia. Even ini berlansung ..
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
Dua Atlet Wushu Aceh Ikut Turnamen Kungfu di Malaysia
Laporan Jalimin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Provinsi Wushu Aceh mengirim dua atlet untuk mengikuti turnamen internasional "Kungfu Heroes" di Johor Malaysia. Even ini berlansung pada 27-29 April 2019 mendatang.
Baca: FOTO-FOTO : Pengumutan Suara Ulang di Lamteumen Timur, Banda Aceh
Baca: Jang-Ko Desak Plt Gubernur Aceh Juga Tolak Izin PT Linge Mineral di Aceh Tengah
Baca: DPW PKS Aceh Optimis Bisa Raih Dua Kursi di DPRA
Keberangkatan atlet wushu Aceh tersebut dilepas Ketua Harian KONI Aceh, H Kamaruddin Abubakar yang lebih akrab dipanggil Abu Razak di ruang rapat KONI, Kamis (25/4/2019) di Banda Aceh.
Tim Wushu Aceh direncanakan berangkat Jumat (26/4/2019) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.
Ketua Pengprov Wushu Aceh, Kennedy Husen yang ikut didampingi Sekum Zahirsyah Oemardy mengatakan, turnamen internasional "Kungfu Heroes" di Johor Malaysia berlangsung selama dua hari. "Kami mengirim dua atlet, dan seorang pelatih," katanya.
Disebutkan, dua atlet tersebut dari Sasana Twin Camp, Banda Aceh, yakni Victor Wiranata yang turun di kelas 70 kilogram dan Devis Meha (65 kg). Keduanya didampingi manajer tim Amsar dan pelatih Ritio.
Disebutkan, dirinya juga mengharapkan para atlet yang tampil di kejuaraan tersebut, bisa memanfaatkan kesempatan baik tersebut.
"Pengalaman yang akan diperoleh di Malaysia nanti, kami harapkan bisa ditularkan untuk kemajuan Wushu Aceh. Sebab, agenda nasional sudah dekat seperti Pra-PON. Insya Allah, kita ingin mengukir prestasi di PON Papua nanti," tutur Kennedy.
Saat pelepasan, Abu Razak berharap para atlet yang bertanding di Malaysia bisa mendapatkan hasil yang maksimal. "Kami berharap, Wushu Aceh bisa berprestasi di Malaysia," kata.
Pada sisi lain dia juga menginginkan, sepulang dari turnamen internasional, atlet Wushu Aceh bisa berkonsentrasi untuk persiapan Pra-PON.
"Kejuaraan ini juga sangat penting. Kami harap, para atlet bisa berbuat yang terbaik demi jayanya Wushu Aceh di masa mendatang," pungkas Abu Razak.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/atlet-wushu-aceh.jpg)