Sengketa Informasi Pertamina dengan Warga Berakhir Mediasi

Mediasi ini ditandai dengan penyerahan buku tentang kegiatan CSR Pertamina EP Field Rantau kepada pemohon, Kamis (25/4/2019).

Sengketa Informasi Pertamina dengan Warga Berakhir Mediasi
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
L&R Pertamina EP Field Rantau, Fandi Prambudi menyerahkan buku kepada Samsul disaksikan Wakil Ketua KIA Yusran, Kamis (25/4/2019). 

Sengketa Informasi Pertamina dengan Warga Berakhir Mediasi

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sengketa keterbukaan informasi antara PT Pertamina EP Field Rantau dengan seorang warga, Samsul yang ditangani Komisi Informasi Aceh (KIA) berakhir dengan mediasi.

Mediasi ini ditandai dengan penyerahan buku tentang kegiatan CSR Pertamina EP Field Rantau kepada pemohon, Kamis (25/4/2019).

Wakil Ketua KIA, Yusran mengatakan, penyerahan buku ini sesuai dengan pembacaan putusan mediasi yang dibacakan 22 April 2019.

"Dalam kesepakatan mediasi disepakati penyerahan buku dilakukan tanggal 25 April, hari ini," kata Yusran yang menjadi ketua majelis sengketa ini.

Baca: Ibrahim Hongkong Cs Disidang di PN Kualasimpang, Minggu Depan Masuk Agenda Tuntutan

Baca: Sergap Transaksi Narkoba, Aparat Polsek Kualasimpang Ciduk Pemuda Berstatus Mahasiswa

Baca: Minum Tuak dan Pelihara Anjing, 14 Anak Jalanan Bersama Dua Balita di Kualasimpang Diamankan

Yusran menambahkan setelah pembacaan putusan dan penyerahan buku maka sengketa keterbukaan publikasi ini sudah selesai.

"Kita mendorong dilakukan mediasi dan kedua belah pihak bersedia, setelah mediasi tiga kali. Termohon tetap beranggapan badan publik, hanya niat baik Pertamina karena yang diminta itu sudah sering dipublikasikan," lanjutnya.

Legal & Relation PT Pertamina EP Fandi Prabudi menjelaskan buku yang diserahkan merupakan kegiatan Pertamina tahun 2017 hingga 2018 yang juga telah dibagikan ke Pemda serta struktur organisasi.

"Sebenarnya kami bukan badan publik, karena sifatnya EP. Beda dengan Pertamina Persero. Tapi karena ada masyarakat yang meminta, ya kami itikad baik," kata Fandi.(*)

Baca: Longsor Tutupi Jalan Kubu Aneuk Manyak, Akses Meulaboh-Geumpang Dialihkan via Calang

Baca: Dulu Diremehkan, Buah Kersen Kini Dihargai Rp 400 Ribu Perkilo, Ternyata Miliki Segudang Manfaat

Baca: Studi Sebut Gempa Bumi Mengguncang California Selatan Tiap Tiga Menit

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved