Jumat, 8 Mei 2026

Dengar Jansen Sitindaon Tanggapi Isu Demokrat akan Berkoalisi ke 01, Pembawa Acara tvOne Tertawa

Hal itu bermula saat pembawa acara meminta tanggapan Jansen soal Demokrat yang diisukan akan merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tayang:
Editor: Amirullah
Capture Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne
Pembawa acara tvOne, Chacha Annisa tampak tertawa terbahak-bahak saat mendengar pernyataan Jansen Sitindaon soal isu Partai Demokrat akan berkoalisi ke kubu 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jumat (3/5/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Pembawa acara tvOne, Chacha Annisa tampak memberikan respons saat mendengar pernyataan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jansen Sitindaon soal isu Partai Demokrat akan berkoalisi ke kubu 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Diketahui isu itu mencuat setelah pertemuan antara Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Kamis (2/5/2019) lalu.

Untuk itu, melalui program Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne, Jansen menyampaikan klarifikasinya pada Jumat (3/5/2019) malam.

Hal itu bermula saat pembawa acara meminta tanggapan Jansen soal Demokrat yang diisukan akan merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dengan tegas Jansen menampik soal kabar tersebut.

Baca: Mengaku Tak Dilayani dengan Baik, Pria Ini Nekat Bakar Kantor Desa Sambil Live Facebook

Baca: Faul Pulang Bawa Piala Liga Dangdut Indonesia 2019, Diarak Keliling Bener Meriah dan Takengon

"Kami Partai Demokrat tidak akan meninggalkan teman yang 'sedang kesulitan'," ujar Jansen.

"Jadi Partai Demokrat konsisten akan menjalankan kewajiban politiknya bersama Pak Prabowo sampai nanti kemudian KPU memutuskan siapa yang menang di pilpres ini," sambungnya.

Kendati demikian, ia juga menjelaskan, selesai hasil pilpres diumumkan maka partainya sudah terbebas untuk menentukan arah kebijakan politik ke depannya.

Jansen mengatakan bahwa hal itu tidak hanya berlaku untuk BPN saja, melainkan juga berlaku untuk Tim Kemenangan Nasional (TKN).

"Tapi pasca selesai pilpres ini, tentu semua partai kembali menjadi bebas, bukan hanya di BPN termasuk yang ada di TKN," papar Jansen.

"Bebas menentukan arah sikap, pilihan, dan kebijakan politiknya," imbuhnya.

Mendengar pernyataan tersebut lantas pembawa acara kembali meminta tanggapan Jansen terkait langkah Demokrat pasca-pilpres.

Terlebih setelah pertemuan antara AHY dengan Jokowi tersebut.

Baca: BNN Pusat Temukan Dua Titik Ladang Ganja di Pegunungan Indrapuri Aceh Besar

"Nah, pertemuan itu adalah untuk menentukan pilihan itu enggak sih, ketika memang okelah sebelum 22 Mei 2019 enggak mau pindah tapi setelah 22 Mei 2019 dengan ada pertemuan begini semakin keras kemudian publik melihat eh merapat ke Pak Jokowi, bener enggak sih?" tanya pembawa acara.

"Sama sekali tidak, seperti saya katakan di awal tadi pertemuan itu murni silaturahmi politik, silaturahmi kebangsaan," jawab Jansen.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved