Fakta Tentang Kaisar Jepang, Perkataannya Dianggap Wahyu Ilahi

The Day of Infamy, sebuah hari yang akan dikenang pahit oleh publik Amerika Serikat sampai detik ini.

Fakta Tentang Kaisar Jepang, Perkataannya Dianggap Wahyu Ilahi
KYODO
Hirohito untuk pertama kalinya tampil di muka umum di Hiroshima seusai perang berakhir 

SERAMBINEWS.COM - The Day of Infamy, sebuah hari yang akan dikenang pahit oleh publik Amerika Serikat sampai detik ini.

Sedangkan di pihak Kekaisaran Jepang, The Day of Infamy merupakan suatu bentuk keberhasilan gilang gemilang karena serangan mereka ke Pearl Harbour sukses melumpuhkan armada pasifik Amerika.

Namun sejak saat itulah Kekaisaran Jepang secara tak sadar sedang melakukan Harakiri perlahan-lahan kepada keberlangsungan monarkinya.

Benar saja, Jepang kalah perang di palagan pasifik dan menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Amerika pada 15 Agustus 1945.

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan yang Mayat Korbannya Dibuang ke Parit di Bener Meriah

Baca: Tim Hukum PKS Aceh Sesalkan Rekomendasi Penghitungan Suara Ulang di Aceh Besar

Kaisar Hirohito menanggung malu karena baginya dan rakyat Jepang, kekalahan adalah hal tabu.

Kekalahan itu secara tak langsung mengubah tatanan hidup Kekaisaran Jepang secara drastis.

Apa saja fakta mengenai kaisar Jepang usai kalah perang?

Berikut ulasannya seperti dikutip dari Ancient Origins dan P.K Ojong : Perang Pasifik

1. Perkawinan

Sudah barang tentu jika Kaisar Jepang haruslah mempunyai pendamping yang sepadan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved