Kisah Keranda Jenazah Legendaris di Indonesia, Telah Ada Sejak 1929 dan Berbobot 100 Kg
Keberadaan Kampung Jawa di Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara memiliki kelindan sejarah panjang di Bali.
SERAMBINEWS.COM - Di Indonesia memiliki banyak benda yang memiliki nilai sejarah, termasuk Keranda jenazah.
Uniknya keranda jenazah ini sangat berat sehingga tak cukup hanya 4 orang yang membawanya.
Untuk membawa keranda saja, diperlukan sebanyak delapan orang. Kayu tua ini terlihat kokoh hingga saat ini.
Keberadaan Kampung Jawa di Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara memiliki kelindan sejarah panjang di Bali.
Baca: SMAN Mosa dan Fatih Kirim 15 Siswa ke Olimpiade Sains Nasional 2019 di Manado
Sejarah ini bisa ditelusuri dari keberadaan bukti sejarah otentik yakni berupa keranda jenazah yang berada di TPU Wanasari Maruti 13.
Sayangnya, hingga kini asal-usul sejarah keranda ini belum terungkap.
Wakil Ketua Yayasan Pemakaman Muslim Wanasari Maruti 13, Sumartono (60) mengatakan, keranda ini merupakan salah satu bukti otentik terkait sejarah keberadaan Kampung Jawa di Bali yang masih ada.
Namun dalam mengungkap klausul awal mula sejarahnya, pihaknya masih menemui sejumlah kendala, khususnya soal minimnya saksi atau pelaku sejarah.
''Hingga saat ini kita belum ada data pasti soal sejarah keranda ini. Saksi sejarah para tetua kita di sini sudah meninggal semua,'' ungkapnya kepada Tribun Bali, Selasa (7/5/2019).
Baca: Di Balik Kemegahan Masjid Istiqlal, Ada Terowongan Rahasia yang Konon Tempat Pelarian Belanda
Sejatinya masih ada tetua generasi kedua yang mengetahui kronologi sejarah Kampung Jawa.
Namanya Pak Subandi.
''Tapi beliau sekarang sudah sakit-sakitan dan sudah agak pikun. Kami juga kesulitan mau ngumpulin data validnya,'' ujarnya.
Petugas Yayasan Pemakaman TPU Wanasari Maruti 13 menunjukkan keranda jenazah legendaris yang disimpan di belakang kantor.
Keranda yang diperkirakan dibuat tahun 1929 ini tak lagi digunakan lantaran berat.
Kendati demikian, pihaknya dalam waktu dekat berencana menyusun data sejarah tertulis terkait semua hal terkait asal-usul Kampung Jawa, termasuk keranda jenazah yang disebut legendaris ini.