Kamis, 23 April 2026

Keude Pangwa Kecil Mungil, tapi Selalu Ramai Dikunjungi, Ternyata Ini yang Dicari

Keude Pangwa Kecamatan, Trienggadeng, Pidie Jaya, hampir saban hari dipenuhi warga dari sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut.

Penulis: Abdullah Gani | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/ ABDULLAH GANI
Suasana Keude Pangwa Meurudu. 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Keude Pangwa Kecamatan, Trienggadeng, Pidie Jaya, hampir saban hari dipenuhi warga dari sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut.

Padahal, dilihat dari bentuk selain bangunannya sudah uzur, jenis barang yang dijual di keude kemukiman yang hanya belasan unit itu sangat terbatas.

Amatan Serambinews.com, Kamis (9/5/2019), di sana hanya ada dua warkop, satu keude menjual air isi ulang, montir/reverasi barang elektronik, dua keude rempah-rempah dan sejenisnya.

Sementara lainnya atau kurang lebih 10 pedagang hanya khusus berjualan ikan.

Para pedagang ikan juga menempati keude yang sudah sangat uzur. 

Kendati begitu, Keude Pangwa yang terletak di lintasan jalan provinsi, dimana sebelah timur diapit oleh Keude Meureudu.

Sementara belahan barat Keude Trienggadeng.

Keude kecil mungil ini setiap hari dalam rentang waktu antara pukul 09.00 – 12.30 WIB ramai.

Keramaian keude kemukiman karena banyaknya warga dari beberapa kecamatan yang berbelanja khusus ikan.

Sebagian warga Meureudu, Meurahdua dan Trienggadeng lebih memilih ke keude Pangwa untuk membeli ikan dibandingkan keude kecamatan sendiri.

Malah, pada hari-hari dinas (kecuali Sabtu dan Minggu), sejumlah warga dari kecamatan lain termasuk dari Pidie sekali pun saat hendak pulang terkadang menyempatkan untuk mmebeli ikan dari Keude Pangwa.

Beberapa warga menjawab Serambinews.com mengatakan, mereka tertarik membeli ikan di Pangwa selain kebanyakan ikannya masih segar juga dari segi harga agak miring.

Bahkan terkadang, begitu didaratkan dari bot yang merapat di pinggir sungai (Krueng) tak jauh dari deretan keude, langsung disambut konsumen.

Baca: Ramadhan Bulan Dilipat Gandakan Pahala, Ini Amalan dan Keutamaannya

Baca: Jembatan Rampung, Pasar Pangwa Kembali Normal

Baca: Hutan Pangwa Terbakar

Deretan pedagang jual ikan ini pun di pinggiran jalan, sehingga memudahkan pembeli. Alasan lain, kata seorang ibu rumah tangga yang kebetulan para abdi negara, bahwa membeli ikan disana tak lagi repot-repot setiba di rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved