Di Banda Raya, Dalam Secangkir Kopi Ada Sejuta Solusi

Malam itu, posisi jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam lewat, sebuah meja panjang di sebuah warung kopi di Jalan Malikulsaleh, Kecamatan Banda..

Di Banda Raya, Dalam Secangkir Kopi Ada Sejuta Solusi
SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Camat Banda Raya, Reza Kamilin SSTP sedang berdialog dengan para keuchik dalam acara Ngobrol Seputar Pelayanan dan Informasi (NGOPI) di Seulawah Arabica Coffee, Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, Selasa (14/5/2019) dini hari. 

Di Banda Raya, Dalam Secangkir Kopi Ada Sejuta Solusi

 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

 

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Malam itu, posisi jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam lewat, sebuah meja panjang di sebuah warung kopi di Jalan Malikulsaleh, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, orang-orang yang menikmati kopi di meja tersebut, terlihat serius namun santai. 

Baca: Dua Rumah Warga Aceh Timur Terbakar, Pemkab Salurkan Bantuan

Baca: Pendopo Bupati Abdya Diteror Granat, Personel Brimob Ujong Patihah dan Trumon Meluncur ke Lokasi

Baca: Sah, Bintang-Salmaza Pimpin Kota Subulusalam, Tujuh Anggota DPRK Absen

Mereka tidak terganggu dengan aktivitas dan lalu-lalang para pengunjung lain di warung tersebut. Serambinews.com yang sedang berada di warung kopi tersebut, tertarik melihat lebih jauh kumpulan sekitar 15 orang yang rata-rata sudah berumur.

Rupanya ini merupakan rapat Camat Banda Raya dengan para keuchik-keuchik di Kecamatan Banda Raya yang ternyata turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh, Drs Dwi Putrasyah dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Banda Aceh, Drs Suria Bakti MSi.

Camat Banda Raya, Reza Kamilin SSTP bersama masyarakat sedang menggelar ngopi bareng di Seulawah Arabica Coffee Lhong Raya, Senin (13/5/2019) selepas shalat tarawih hingga dini hari.

Nampaknya warga Kecamatan Banda Raya sepakat  bahwa 'Dalam Secangkir Kopi Ada Sejuta Solusi'. Selain menggagas program rutin NGOPI (Ngobrol Seputar Pelayanan dan Informasi) setiap bulannya, di Kecamatan Banda Raya juga sering melaksanakan rapat di warung-warung kopi di wilayah kecamatan itu. Silaturrahmi didapatkan, masalah pun dapat diselesaikan dengan baik.

Seperti filosofi kopi,  Kafein dalam jumlah tertentu  dipercaya mampu ikut melancarkan peredaran darah. Peredaran darah yang sempurna pasti membawa nutrisi yang baik dan oksigen yang cukup agar otak mampu berakselarasi dengan baik.

Bahwa, menikmati kopi  tidak boleh grusa-grusu. Tidak boleh buru-buru. Bahwa, menikmati kopi itu butuh situasi khusus.  Dalam minikmati kopi, biasanya bisa menemukan solusi. Apapun solusinya. Apapun masalahnya.

Ngopi malam itu adalah ngopi serius namun santai, ngopi yang punya agenda dan kesimpulan. Menurut Camat Banda Raya, Reza Kamilin SSTP, setidaknya tiga bahasan utama, yakni tentang dana desa, peningkatan penerimaan PBB dan review hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kecamatan Banda Raya yang telah mecapai 96 persen data tanah oleh Kepala BPN Kota Banda Aceh.

Waktu sudah menunjukkan jam 00.15, Selasa (14/5/2019), rapat ditutup oleh Camat Banda Raya, Reza Kamilin SSTP dengan kesimpulan yang sangat menggembirakan. Sekali lagi, ini adalah Ngopi yang didahului dengan pembukaan, ada agenda dan ditutup dengan kesimpulan. 

Mari ngopi, Karena kopi adalah identitas.(*)

Penulis: Jalimin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved