Ini Imbauan Polri Jelang Aksi 22 Mei 2019, Pergerakan Massa dari Aceh hingga Sulawesi Sudah Didata

“Ada (pergerakan massa dari daerah menuju Jakarta), namun jumlah tidak terlalu signifikan dan belum bisa diprediksi...," ujar Dedi.

Ini Imbauan Polri Jelang Aksi 22 Mei 2019, Pergerakan Massa dari Aceh hingga Sulawesi Sudah Didata
KOMPAS.COM/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/3/2019). 

Namun, ada juga massa yang akan melakukan aksi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Untuk pengamanan, TNI dan Polri yang bersiaga di lokasi aksi tidak dilengkapi peluru tajam dan senjata dalam mengamankan aksi.

Baca: Tolak People Power 22 Mei, Abusyik Imbau Warga tak Terprovokasi dengan Gerakan Pengerahan Massa

Baca: Fakta Baru Pak Jenggot Terduga Teroris di Bogor, Siapkan 6 Bom untuk Target 22 Mei di Gedung KPU

Baca: VIDEO - Sebut Kecurangan Massif Pada Pilpres 2019, Massa Demo Panwaslih Aceh

Sementara itu, untuk memitigasi rencana aksi teror dari jaringan teroris, hingga kini Densus 88 terus memantau dan menangkap terduga teroris.

“Pelaku-pelaku dekat dengan masyarakat, tidak menutup kemungkinan kelompok ini bergabung dengan massa, akan sulit untuk mendeteksi mereka,” kata Dedi.

Polri juga mengimbau masyarakat tidak turun ke jalan untuk bergabung dengan massa aksi  pada 22 Mei 2019 karena ada indikasi teror yang dilakukan oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Bahwa tanggal 22 Mei, masyarakat kami imbau tidak turun. Kami tidak ingin ini terjadi (serangan) di kerumunan massa,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Mabes Polri, Jumat (17/5/2019).

Iqbal menegaskan, terduga teroris berencana beraksi pada 22 Mei. “Bahwa pelaku tindak pidana terorisme ini betul-betul memanfaatkan momentum pesta demokrasi,” ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri Imbau Masyarakat Tidak Ikut Aksi Massa pada 22 Mei 2019"

Baca: BERITA POPULER - 7 Jet Tempur Prancis Mendarat di Aceh, Kisah Badiun, Video Indomaret dan Abusyik

Baca: Berita Populer: Indahnya Masjid KL, Wanita Muda Setubuhi Bocah, hingga Perempuan Dicambuk 100 Kali

Baca: Berita Populer: Skandal Cinta Terlarang, Jenazah Diduga Masih Hidup hingga SBY Akhiri Konflik Aceh

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved