Hama Lalat Serbu Kemukiman Saptajaya di Tamiang, Warga Berharap Pemkab Turun Tangan

Seluruh kampung di Mukim Saptajaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang kembali diserang hama lalat.

Hama Lalat Serbu Kemukiman Saptajaya di Tamiang, Warga Berharap Pemkab Turun Tangan
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Kondisi salah satu peternakan ayam potong di Mukim Saptajaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang pasca-diprotes warga pada November 2018. Warga kerap mengaitkan hama lalat yang menyerbu pemukiman dengan keberadaan peternakan ayam potong. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Seluruh kampung di Mukim Saptajaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang kembali diserang hama lalat.

Hama lalat ini mulai menyerang pemukiman sebelum puasa lalu dan hingga pasca-lebaran volume lalat belum berkurang.

Keberadaan lalat dalam jumlah besar ini membuat warga tidak nyaman ketika berada di dalam rumah.

"Lebih parah yang sekarang ini dibanding sebelumnya. Kalau makanan sudahlah, pasti langsung dikerubungi. Ini anak-anak tidur siang pun, tak bisa juga, dikerubungi juga," kata Riyan, warga Kampung Sukarahmat, Senin (10/6/2019).

Sukarahmat merupakan satu dari tujuh kampung yang berada di Mukim Saptajaya. Mukim ini memang kerap terimbas hama lalat, karena di beberapa titik terdapat peternakan ayam potong.

Baca: Di Kemukiman Blang Blahdeh Bireuen, Hari Ini Masih Buka Warung Kopi

Baca: Tak Tahan Diserang Lalat, Ratusan Warga Kompleks Perumahan Tsunami Geruduk Kantor Bupati Pidie

Baca: SKPK dan Polisi Tinjau Kompleks Perumahan Tsunami Diserang Lalat

Datok penghulu di salah satu kampung menjelaskan saat ini warga sudah mengajukan protes melalui salah satu datok penghulu untuk diteruskan ke Camat. Dijawadlkan dalam waktu dekat ini, Camat dengan pengelola peternakan akan melakukan pertemuan.

Dalam pertemuan nanti, warga berharap ada keputusan yang bersifat permanen agar pengelolaan peternakan ayam potong tidak lagi mengganggu warga.

"Warga tidak masalah dengan peternakannya, kan masih keluarga-keluarga juga yang punya. Tapi maunya dibersihkanlah. Jangan untung saja yang dipikirkan, kenyamanan dan kesehatan tetangga juga harus dipikirkan," tukasnya. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved